Angkringan Tugu, Ikon Kota Jogja Yang Tak Pernah Padam

  • Whatsapp

Kopi Jos demikian banyak orang menyebut nama tempat yang satu ini. Sebab tak sedikit orang lebih familar menyebut nama tersebut daripada Angkringan Tugu.

angkringan tugu
kanaljogja.com

Ada juga yang lain mengatakan Angkringan Lek Man dan semua itu benar merujuk pada satu tempat. Tempat nongkrong anak Jogja ini berada persis di samping Stasiun Tugu Jogja.

Bacaan Lainnya

Sangat mudah menemukan Angkringan Tugu karena namanya seolah telah menjadi legenda kuliner di Jogja. Usaha yang dirintis sejak puluhan tahun lalu ini tak pernah sepi pengunjung.

Terlebih bila malam tiba, seolah untuk menikmati satu gelas kopi hitam dan jadah bakar sulitnya minta ampun. Sepanjang jalan telah dipenuhi untuk parkir baik roda dua maupun roda empat.

Selain itu trotoar yang ada telah di jejali dengan tikar usang dan pengunjung yang telah lebih dulu datang.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Angringan Tugu

Kalau benar ingin menikmati kota Jogja yang sebenarnya datanglah jam 9 malam. Di tempat ini bisa jadi penuh sesak.

Saat ini di tengah pandemi ada baiknya untuk lebih hati-hati. Jalankan protokol kesehatan tanpa mengurangi hangatnya bercengkrama dengan yang lain.

Namun, bila ingin lebih santai bisa datang pada sore hari. Biasanya mereka yang datang adalah para pekerja atau karyawan yang pulang kerja dan menyempatkan diri untuk menikmati nasi kucing dan segelas teh anget.

Tak Pas Ke Jogja Tanpa Mampir Tempat ini

Tempat sederhana ini menjadi referensi bagi siapa saja yang berkunjung ke Jogja. Harga menu yang dijual sangat murah sehingga benar-benar ramah karena memang segmen pasar mayoritas adalah mahasiswa.

Ditempat ini biasa digunakan untuk bercengkerama menghabiskan waktu di malam hari bersama orang-orang terdekat. Tak jarang akan banyak pengamen yang datang ke tempat ini.

Tapi jangan kuatir mereka bertanggung jawab untuk menyelesaikan lagu yang dinyanyikan. Bukan hanya itu saja tapi banyak pengunjung yang me-request lagu favorit yang biasanya memiliki kenangan tersendiri. Para pengamen jalanan ini pun mahir menyanyikan bait demi bait lagu.

Selain kopi jos, teh gula batu nasgitel (panas, legi, sepet dan kentel) dan jadah menu andalan dari tempat ini adalah es tape, nasi kucing dan aneka gorengan. Banyaknya pilihan menu membuat para pengunjung leluasa memanjakan lidah.

Saat menyantap nasi kucing jangan lupa membawa aneka sate yang ada. Sate ini berasal dari ayam bisa berupa sate brutu, sate ati ampela atau sate usus. Ada juga sate telur puyuh bila memang menyukainya.

Kini selain ada angkringan Lek Man, di sepanjang jalan kecil ini juga banyak angkringan yang lain. Adanya beberapa angkringan yang ada ini juga membuat Angkringan Tugu tak pernah surut dalam waktu 1 x 24 jam.

Selain angkringan Tugu, di Jogja masih banyak angkringan bisa dipilih. Namun ada beberapa yang patut menjadi pilihan utama seperti angkringan KR, angkringan gajah, dan masih banyak angkringan yang lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *