8 Cara Mempercepat Website Bisnis Tanpa Coding

Mengelola sebuah website bisnis adalah sebuah keharusan.Menjadi pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara mempercepat website bisnis tanpa coding dan kalaupun ada nyaris sedikit sekali.

cara mempercepat website bisnis
parallels.com

Maklum saja seperti kita tahu, website identik dengan pekerjaan yang butuh bahasa pemrograman. Sesuatu yang bisa jadi bagi mereka yang tak biasa akan pusing tujuh keliling.

Namun faktanya saat ini teknologi memberi banyak kemudahan. Dalam arti mereka yang tidak terlalu paham bahasa pemrograman pun bisa mengoptimalkan website bisnis yang ada.

Tanpa harus menguasai bahasa para IT tapi tetap bisa menampilkan sebuah website bisnis yang nyaman digunakan dan responsif. Membuat siapa saja betah berlama-lama untuk mengakses dan mendapat informasi yang ada.

Tak dapat dipungkiri bila para pengguna enggan menunggu terlalu lama. Sudah hampir bisa dipastikan sebuah website yang loading time terlalu lama akan langsung ditinggalkan.

Website bisnis hingga saat ini menjadi satu cara ampuh untuk menyapa pelanggan. Sesuatu yang seyogyanya bisa diakses kapanpun di manapun selama ada sinyal internet. Oleh karenanya pastikan website hadir dengan kondisi prima.

Menjawab kebutuhan, responsif, navigasi mudah dipahami adalah ciri-ciri dasar sebuah website yang baik. Semua itu tidak terjadi begitu saja tapi ada peran-peran berbagai faktor yang ada didalamnya. Terutama cloud VPS sebagai tempat menyimpan data secara keseluruhan.

Baca juga: 10 Faktor yang Memengaruhi Ranking Google

Cara Mempercepat Website Bisnis

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mempercepat website bisnis, sekalipun oleh orang-orang yang kurang familiar dengan bahasa pemrograman dan IT.

Dan berikut hal-hal paling basic yang bisa dilakukan:

1. Tentukan Kebutuhan dan Spesifikasi Server

Hal pertama yang harus dipahami tentu saja kebutuhan akan website bisnis. Semisal target pengguna dari negara mana. Sebagai contoh server yang ada di tanah air atau Singapura tentu akan bekerja lebih baik untuk menjangkau pelanggan yang ada di Indonesia.

Sebaliknya bila target ada di Amerika atau Eropa tentu server akan lebih cocok ketika berada di tempat terdekat dengan negara dituju. Kesalahan fatal yang pertama tentu saja bila target lokal (dalam negeri) tapi lokasi server terletak cukup jauh semisal ada di Amerika.

Selanjutnya spesifikasi server juga harus disesuaikan agar bisa menjawab kebutuhan. Jangan sampai ada di bawah kebutuhan karena sudah hampir bisa dipastikan tidak bisa digunakan. Jangan pula over karena akan pemborosan terkait biaya.

Server ini bisa dikatakan sebagai tempat menyimpan data. Dapat dibayangkan bila lokasi menyimpan cukup jauh maka effort untuk segera diterima pun relatif lebih lama.

Saat ini server pun tersedia berbagai pilihan meski yang paling populer adalah server web dan server email. Server web inilah yang kemudian akan menyimpan data para pemilik website bisnis.

Soal harga pun kompetitif, hal ini ditandai dengan adanya VPS murah tapi tidak murahan. Yang artinya harga masih ramah kantong tapi tetap dapat diandalkan.

2. Pilih Web Server Tercepat

Masih berkaitan dengan server, alternatif yang saat ini banyak dipilih adalah mengaktifkan web server tercepat dan salah satunya adalah litespeed. Penyedia server pada umumnya pun akan menawarkan konfigurasi server untuk mendapat kecepatan lebih baik.

Dengan cara ini pemilik website tinggal mengoptimalkan dari sisi tampilan. Caranya pun cukup sederhana dimana tinggal ikuti panduan yang ada maka tugas selesai.

3. Aktifkan Modul Page Speed di Server

Selanjutnya cara mempercepat website bisnis adalah mengaktifkan modul Page Speed yang ada di server. Produk ini (Page Speed) adalah milik google dan kita sebagai pengguna bisa mengatur sesuai kebutuhan untuk mempercepat loading website.

Setidaknya dua paket yang disiapkan Google untuk pengguna web server. Pengguna bisa memilih Apache atau Nginx sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Caranya cukup sederhana, yakni cukup dengan membuka menu website Page Speed kemudian masukan nama website dikelola. Metode ini sangat cocok dan powerfull bagi pengguna wordpress.

4. Optimasi HTML

Mungkin saat mendengar kata optimasi HTML tentu erat kaitan dengan coding. Namun kini bagi pengguna wordpress telah tersedia plugin yang akan memudahkan saat melakukan optimasi.

Ada beberapa plugin yang bisa dipilih untuk kegiatan ini dan pastikan tidak crash dengan plugin yang lain. Sangat disarankan untuk lebih hati-hati dalam memilih karena bisa jadi cocok dengan satu website tidak cocok dengan website lain.

Beberapa plugin yang populer antara lain Fast Velocity Minify, Better WordPress Minify hingga WordPress Super Minify. Tanpa sadar plugin yang sudah dipasang antara lain Litespeed Cache & PageSpeed.

5. Seting Urutan Load Script

Bagi pengguna wordpress kini tersedia berbagai alternatif plugin. Pun demikian untuk memperbaiki urutan load script. Dan pengguna cukup memilih sesuai dengan kebutuhan dan kecocokan sehingga ada baiknya untuk senantiasa dilakukan pengecekan usai melakukan perubahan.

Plugin yang cukup banyak untuk tuntaskan tugas ini adalah PerfMatters. Beruntung saat ini ada cukup banyak tools yang bisa diakses secara cuma-cuma atau gratis.

6. Optimasi CSS

Bila sebelumnya optimasi menggunakan plugin maka tidak dengan optimasi CSS. Optimasi ini pada dasarnya adalah menyederhanakan kode CSS agar beban berkurang.

Salah satu cara yang paling banyak digunakan tentu saja menggunakan Cloudflare. Di mana pihak ketiga ini menawarkan fitur “Auto Minify” yang bisa dipakai secara gratis.

7. Optimasi JavaScript

Kegiatan ini pun sudah bisa diatasi dengan plugin yang tersedia di wordpress. Tinggal pilih dan sesuaikan maka JavaScript website akan lebih baik. Selain menggunakan plugin juga bisa menggunakan situs MinifyCode.com.

JavaScript yang baik akan membuat tampilan lebih menarik dan secara tidak langsung membuat pengguna lebih betah berlama-lama.

8. Menggunakan CDN & Object Storage

Apabila beberapa cara diatas masih belum cukup maka gunakan cara terakhir ini. Mengoptimalkan CDN & object storage bisa menjadi pilihan ampuh cara mempercepat website bisnis yang bisa dilakukan.

CDN akan mempercepat loading sebuah website dengan menyebar data. Dengan cara ini maka data akan lebih mudah diakses.

Selanjutnya bila masih kurang tentu saja bisa menambah jumlah ruang penyimpanan. Storage yang terbatas akan membuat data menumpuk disatu tempat. Akibatnya data itu tidak akan leluasa untuk diakses.

Mudah bukan cara mempercepat website bisnis tanpa coding. Bila masih kurang yakin kini banyak tutorial di YouTube yang bisa diikuti dan selamat mencoba.

Pos terkait