Lima Soto ala Jogja yang Banyak Dicari

  • Whatsapp

Soto ala Jogja memang sangat tepat jika dimakan saat hujan bersama teman, keluarga atau sanak saudara. Meskipun sudah banyak berjajaran warung soto di Jogja, tapi masih ada beberapa yang memang Jogja banget dan karena kelezatannya.

Berikut adalah lima soto ala Jogja :

Bacaan Lainnya

1. Soto Kadipiro

soto kadipiro
gudeg.net

Soto Kadipiro layak ditempatkan di urutan pertama. Selain telah ada jauh sebelum jaman kemerdekaan soto ini juga masih populer hingga sekarang. Soto Kadipiro bisa dibilang kuliner soto ala Jogja yang melegendaris, terkenal dengan kelezatannya.

2. Soto Pak Marto Taman Sari

soto pak marto
kompas.com

Untuk Soto yang satu ini pasti sudah tidak terasa asing bagi para pecinta soto. Soto Pak Marto Taman Sari terletak sekitar 200 meter sebelah barat Plengkung Taman Sari. Babat sapi yang dibumbu manis mirip bacemlah yang menjadi daya tarik tersendiri. Soto yang dibangun sejak tahun 1960 ini tak pernah sepi pengunjung sampai saat ini.

3. Soto Djiancuk

soto djiancuk jogja
brilio.net

Yang unik dari warung Soto Djiancuk adalah tempatnya yang mirip bengkel. Lukisan, ukiran-ukiran kayu dan potongan rongsokan mobil bisa terlihat jelas disana. Namun jangan salah, untuk soal rasa memang tidak kalah dengan yang lainnya. Soto Djiancuk bisa langsung habis sekali disantap.

4. Soto Moneter

soto moneter
brilio.net

Nama Soto Moneter itu sendiri ada filosofinya loh… Jadi, karena adanya krisis moneter yang melanda Indonesialah yang menjadikan soto ini diberi nama Soto Moneter. Soto ini berada di Kotagede, Jogja. Menu yang menjadi andalan warung soto ini adalah soto sapi kuah bening. Soto Moneter juga menyediakan keunikan tersendiri, yaitu bisa dinikmati bersama daun kemangi dan lauk lenthok, lenthok itu sejenis perkedel yang berbahan dasar singkong.

5. Soto Sampah

soto sampah
cupcakerinamutz.blogspot.com

Berbeda dengan namanya, Soto Sampah memiliki rasa yang sangat lezat. Memang, ketika orang yang belum mengetahui kuliner ini mendengar namanya pasti merasa heran. Namun pada kenyataannya berbeda dengan namanya, dan warung ini masih tetap ramai pengunjung.

Asal usul penamaan soto ini adalah karena Soto Sampah tidak menggunakan daging sapi atau daging ayam, melainkan menggunakan gajih sapi yang bisa dicampur dengan aneka lauk yang ada disana, semuanya dicampur menjadi satu sehingga tampilannya menjadi acak-acakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *