Pamor Belalang Goreng Gunungkidul Bergeser ke Jangkrik Goreng

  • Whatsapp

Mungkin beberapa waktu yang lalu saat kamu liburan ke Gunungkidul telah disuguhi dengan belalang goreng aneka rasa. Dan kini bila kamu mencoba berkunjung ke wilayah yang terkenal “tandus” itu jangan kaget bila di suguhi jangkrik goreng.

jangkrik goreng
instagram.com/margaretha.darlinanto

Yup, serangga yang pada umumnya untuk pakan burung ini kian melambung namanya sebagai kuliner khas Gunungkidul. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir ini bisa dibilang mengalahkan pamor belalang goreng yang lebih dulu menjadi primadona.

Harganya pun tidak terlalu mahal, bisa dibilang sebelas duabelas dengan pendahulunya. Salah satu yang mungkin jangkring goreng ini banyak diminati adalah sensasi dan pengalaman dalam menikmati kuliner unik.

Seperti yang diketahui bahwa publik lebih banyak melihat serangga yang bisa diternak ini untuk pakan burung. Jadi bisa dibilang aneh manakala diolah menjadi camilan.

Berdasar beberapa sumber yang ada kuliner ekstrim ini dipopulerkan oleh warga Selang, Kecamatan Wonosari yang diketahui bernama Handriyati. Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini berkeyakinan kalau jangkrik Gunungkidul bisa bersaing dengan kuliner Jogja lainnya.

Baik dari sisi rasa maupun kandungan gizi tak jauh beda dengan belalang. Hal ini terjawab dengan banyaknya peminat jangkrik goreng yang mana dalam satu minggu ia membutuhkan puluhan kilogram serangga yang bisa mengeluarkan suara merdu ini.

Usaha memperkenalkan jangkrik goreng ini telah dimulai sejak satu tahun yang lalu. Para pembeli yang datang kebanyakan mendapat informasi dari mulut ke mulut atau dari sosial media kalau tersedia saingan belalang goreng.

Salah satu resep agar kuliner ini bisa bertahan tentu harus dijaga kualitasnya agar bisa bersaing dengan yang lain. Selain itu tentu saja adanya inovasi rasa yang membuat siapa saja ingin varian yang berbeda-beda.

Pas kiranya bila berkunjung ke Gunungkidul, tidak saja hanya menikmati keindahan alam semata. Namun ada pula kuliner yang tak kan terlupakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *