Pantai Jogan Satu-Satunya Pantai Yang Menyediakan Canyoning

Pantai Jogan meski tidak sepopuler Pantai Baron atau Pantai Parangtritis tapi jangan salah. Ada hal menarik yang bisa dilakukan di tempat yang satu ini.

pantai jogja jogja
tripisia.id

Pantai tanpa pasir layaknya pantai yang lain tapi tetap mampu mengundang wisatawan untuk menyambanginya. Pantai ini hanya memiliki tebing berkarang yang terjal dan air terjun yang tiada duanya.

Lokasinya sebenarnya tidak terlalu sulit. Apalagi bila pernah berkunjung ke Pantai Siung, pasalnya objek wisata yang satu ini terletak di sebelah barat objek wisata yang memiliki 250 jalur panjat tersebut.

Jadi akan sangat disayangkan bila berkunjung ke Siung tanpa mengunjungi Pantai Jogan. Pintu masuk atau tempat retribusi objek wisata cantik ini juga sama, hanya saja nanti mendekati area Pantai Siung wisatawan harus ambil kanan.

Secara administratif objek wisata menantang ini berada di Desa Purwodadi, Tepus, Gunungkidul. Dari Jogja bisa dicapai dengan perjalanan selama lebih kurang 2 jam.

Terlebih bila pengunjung adalah petualang dan memiliki peralatan panjat tebing. Lokasi ini mampu memberikan tantangan yang harus ditahlukan siapa saja yang ingin mengadu adrenalin.

12 Tempat Terindah Menikmati Senja di Jogja

Canyoning di Pantai Jogan

Canyoning sendiri dapat diartikan sebagai berbagai teknik yang bisa digunakan untuk menuruni ngarai. Teknik ini paling populer tentu saja dengan rappeling atau turun dengan bantuan tali.

Di Pantai Jogan ini pengunjung juga bisa memasang lintasan untuk rappeling atau lebih tepatnya canyoning di air terjun. Sangat menantang tentunya, bagaimana menurunin tebing dengan guyuran air tawar di tebing pantai.

Terlebih bila pada musim hujan dimana debit air akan bertambah deras. Hal ini karena sungai yang ada di Gunungkidul sangat dipengaruhi musim. Tak jarang bila musim kering debit air yang ada di perbukitan karst menjadi sangat sedikit.

Namun bagi yang tidak memiliki alat-alat tersebut ada baiknya turun dengan cara manual. Di sisi air terjun ada jalur setapak yang biasa digunakan para pengunjung untuk turun ke mendekati kaki air terjun.

Harap diperhatikan bahwa objek wisata ini belum terlalu ramai sehingga sebisa mungkin harp berhati-hati. Bisa jadi bila terpeleset mau tak mau harus bangun sendiri.

Pantai ini juga belum berkembang seperti objek wisata lain yang mana telah berdiri warung makan hingga penginapan yang layak huni. Warung yang ada masih sangat sederhana karena penjual hanyalah masyarakat sekitar.

Rekomendasi dari Kanal Jogja yang bisa diambil adalah datang pada sore hari. Hal ini karena pantai ini menjadi spot yang indah untuk berburu senja.

Selain itu khusus bagi yang suka memancing tempat ini juga sangat direkomendasikan selain Pantai Sinden yang letaknya tidak begitu jauh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *