Pantai Kayu Arum, Pantai Indah Belum Terjamah

  • Whatsapp

Pantai Kayu Arum memang saat ini belum populer seperti Pantai Indrayanti yang kini banyak di buru orang. Tapi jangan salah, pantai ini memiliki potensi keindahan yang sangat luar biasa.

pantai kayu arum
pidjar.com

Membuat siapa saja yang pernah berkunjung tak pernah menyesal harus kerja keras untuk mencapainya. Semua itu terbalas dalam seketika manakala keindahan itu ada di depan mata.

Pantai yang satu ini masuk wilayah Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Gunungkidul. Masih satu gugusan dengan Pantai Ngobaran, Pantai Ngrenehan, dan Pantai Nguyahan. Jadi dengan satu waktu bisa mendapat setidaknya 4 lokasi berbeda.

Untuk menjangkau objek wisata ini rute yang harus ditempuh pada dasarnya juga sama. Dari Titik Nol Kilometer Jogja ambil arah timur ke Jalan Wonosari kemudian melalui Jalan Wonosari – Baron. Hanya saja sebelum masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Baron ambil kanan mengikuti plang yang mengarahkan ke Pantai Ngobaran.

Namun disarankan bila ragu jalan mana yang harus ditempuh ada baiknya untuk bertanya pada warga sekitar. Bila mereka tidak tahu lokasi Pantai Kayu Arum maka ada baiknya tanyakan Desa Kanigoro atau Kecamatan Saptosari.

Untuk menjangkau objek wisata yang satu ini benar-benar dibutuhkan fisik yang prima. Bila tidak bisa dipastikan niatan untuk melihat keindahan itu hanya angan semata.

Pantai ini memiliki ciri sama seperti pantai indah lain di Gunungkidul dengan pasir putihnya. Selain itu yang begitu luar biasa tentu saja kecantikannya. Bagai bidadari tersembunyi yang belum terjamah membuat siapa saja akan mengagumi keindahannya.

Meski berada di Desa Kanigoro yang memiliki kecenderungan garis pantai yang tidak terlalu lebar tapi pantai yang satu ini memiliki garis pantai yang cukup panjang sehingga membuat siapa saja lebih leluasa mengeksplorasi keindahan yang ada.

Air laut terlihat begitu jernih dan bisa dibilang steril dari sampah plastic seperti pantai yang lain. Namun tetap waspada dengan deburan ombak yang ada karena bisa jadi akan menyeret siapa saja. Terlebih disekitarnya ada beberapa tebing tajam yang bisa saja membawa petaka bila tidak hati-hati.

Berhubung pantai ini belum dikelola secara professional ada baiknya bagi wisatawan untuk menyiapkan diri dengan seksama. Minimal membawa air mineral dan bekal makanan secukupnya. Jangan lupa bawa tisu untuk jaga-jaga bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan karena belum tersedia fasilitas umum secara layak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *