Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2024 Bukan di Ketandan Tapi di Tempat ini

Bagi kamu yang penasaran PBTY 2024 tak kunjung nampak tidak perlu kuatir. Pasalnya agenda tahunan ini tetap akan berlangsung, hanya saja lokasinya tidak lagi di Ketandan tapi pindah ke ke Perkumpulan Budi Abadi yang ada di Bintaran Wetan.

pbty 2024
tribunnews.com

Hal ini dikatakan Subekti selaku Koordinator Bidang Acara PBTY 2024 dimana pihak penyelenggara tidak ingin ada tumpang tindih dengan adanya pesta demokrasi. Seperti kita tahu bahwa pada 14 Februari digelar pemilu serentak.

Dan seperti kita tahu PBTY selama ini digelar di antara perayaan Imlek hingga puncaknya di perayaan Cap Go Meh. Namun PBTY 2024 akan digelar mulai dari tanggal 4 hingga 10 Maret 2024.

Baca juga: Naga Sepanjang 150 Meter Meriahkan Pekan Budaya Tionghoa

Lestari Budaya bagi Negeri

Tema yang diambil dalam PBTY 2024 adalah Lestari Budaya bagi Negeri. Pihak panitia akan hadirkan sesuatu yang berbeda pada kegiatan tahun ini.

Apabila dulu PBTY identik dengan kesenian dan pasar malam semata tapi kali ini akan ada sesuatu yang berbeda. Di mana pengunjung tidak saja bisa merayakan kemeriahan tahun baru Cina saja, lebih dari itu mereka akan bisa belajar banyak hal baru terkait kebudayaan Cina.

Pihak panitia telah menyiapkan enam ruangan yang akan disulap layaknya museum dan ruang pameran. Banyak hal menarik berkaitan dengan seni, tradisi dan budaya Tionghoa akan ditemukan dalam gelaran kali ini.

Dalam kegiatan ini pengunjung akan bisa melihat lebih jelas dan dekat segala sesuatu berkaitan dengan budaya-budaya Tionghoa. Mulai dari barongsai dari masa ke masa, meja sembahyang beserta isinya dan masih banyak lagi

Mereka juga akan menggelar sarasehan untuk mengajak peserta lebih tahu akan budaya Tionghoa. Salah satu tema yang cukup menarik tentu saja seputar batik Peranakan, di mana model ini begitu mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

PBTY 2024 Agenda tahunan DIY Berkelas Dunia

Pekan Budaya Tionghoa hingga saat ini masih menjadi agenda tahunan DIY. Oleh karenanya tiap tahun kegiatan yang identik dengan warna merah ini akan senantiasa hadir.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan bahwa PBTY sudah menjadi agenda tahunan di DIY. Level dari kegiatan ini bukan lagi hanya berada di nasional tapi sudah di internasional. Hal ini ditandai dengan banyaknya pengunjung dari luar negeri yang sengaja datang untuk melihat PBTY.

Pos terkait