Pemkab Kulon Progo Siapkan 5 Embung di Perbukitan Menoreh

  • Whatsapp

Nampaknya pembangunan Embung Kleco atau Waduk Mini Kleco di Kulonprogo telah memberikan dampak positif. Buktinya meski baru berumur sekitar satu tahun tapi pemerintah berencana untuk membangun 5 embung di Perbukitan Menoreh.

embung kleco

Proyek tersebut 3 diantaranya akan dilaksanakan pada tahun 2015 dan sisanya akan di bangun pada 2016 nanti. Khusus untuk tahun ini setidaknya pemerintah daerah akan menyelesaikan Embung Blubuk seluas 3.000 meter persegi, Embung Bogor 2.000 meter persegi di Kecamatan Pengasih, dan Embung Kalibuko di Kecamatan Kokap.

Sisanya Embung Batur dan Embung Cikli (Ngruno) akan digarap pada tahun depan. Secara teknis Embung Blubuk dan Embung Kalibuko akan dikerjakan Pemda DIY.

Untuk Embung Bogor akan dibangun sendiri oleh Pemkab Kulonprogo. Anggaran yang disediakan tak kurang dari Rp 1,2 miliar. Saat ini Pemkab Kulon Progo telah selesai membebaskan seluruh area tanah yang akan di bangun embung jadi tinggal pembangunannya saja.

Lima embung di Perbukitan Menoreh ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam kaitan usaha Agribisnis. Nantinya ribuan debit air yang ada akan digunakan untuk mengairi sawah dan perkebunan sekitar embung.

Pada tahun lalu pemerintah telah berhasil membangun dua embung yakni Embung Kleco yang terletak di Kecamatan Girimulyo dan Embung Banjaroyo yang ada di wilayah Kalibawang. Sedikit catatan untuk pembangunan 2 embung tersebut pemkab berhasil menggandeng pihak ketiga sebagai pemodal.

Khusus untuk Embung Kleco dan Embung Banjaroya pembangunannya di fokuskan untuk pengembangan agrisbisnis tanaman teh. Dan tujuan akhir dari semua pembangunan embung itu tentu saja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar embung.

Embung bukan saja untuk irigasi tapi bisa juga digunakan untuk objek wisata. Banyak dari pengunjung yang datang untuk menikmati keindahan Bukit Menoreh dan matahari terbenam.

Satu potensi yang begitu luar biasa tentunya dan semua itu akan bisa berhasil dengan melibatkan masyarakat setempat. Mereka tak hanya menjadi objek semata tapi juga menjadi subjek.

Selain Kulonprogo pihak yang gencar membangun embung adalah Gunungkidul. Dimana belum lama ini mereka baru saja meresmikan Embung Batara Sriten yang konon terletak di lokasi paling tinggi di Jogja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *