Pengukuhan Pengurus Gerakan Wanita Sejahtera DPC Kota Yogyakarta

Pengurus Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) DPC Kota Yogyakarta resmi dilantik. Adapun kegiatan ini dilakukan pada Jumat (15/9) di Ruang Kunthi Gedung PKK Kompleks Balaikota Yogyakarta.

Pengurus Gerakan Wanita Sejahtera DPC Kota Yogyakarta
ist

Puluhan anggota hadir dalam kegiatan ini, dan dalam sambutannya ketua terpilih Turtiyati, S.Ag berkomitmen untuk membawa GWS DPC Kota Yogyakarta untuk lebih baik lagi. Salah satunya dengan memberi kontribusi nyata guna kemajuan kaum perempuan.

Oleh karenanya GWS tidak bisa jalan sendiri dan harus bekerja sama serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Terutama dengan OPD dan organisasi linear lainnya, baik itu yang ada di wilayah Kota Yogyakarta maupun yang lebih luas. Tujuannya untuk memaksimalkan seluruh program kerja yang telah disusun selama periode kepengurusan 2023 – 2028.

GWS sebagai Organisasi Wanita Non Politik

GWS sebagai organisasi atau wadah telah hadir sejak 17 Oktober 1955. Menjadi organisasi kemasyarakatan non politik dan bukan menjadi bagian dari suatu partai politik manapun.

Memiliki asas sosialisme kerakyatan berdasar falsafah Negara Pancasila dan UUD 1945. Sebagai salah satu organisasi wanita, GWS berupaya untuk memperjuangkan peningkatan kedudukan dan martabat wanita disegala bidang.

GWS memiliki visi untuk menunjang program pemerintah dalam bidang perkoperasian. Sementara itu GWS memiliki misi untuk menolong / menyejahterakan anggota organisasi melalui koperasi serta usaha yang mana salah satunya memiliki unit simpan pinjam.

Pelantikan kali ini cukup spesial, dimana selain dihadiri Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd selaku Ketua Umum DPP GWS juga dihadiri Sofiatun Gudono selaku Ketua DPC GWS Sleman. Tak hanya itu saja tapi dalam kesempatan ini selain pelantikan pengurus DPC GWS Kota Yogyakarta juga dilakukan pelantikan pengurus DPC GWS Gunungkidul.

Mampu Memberikan Suatu Manfaat Nyata

Pada kesempatan sebelumnya Giwo Rubianto Wiyogo berharap agar kehadiran GWS menjadi wadah bagi perempuan di Jogja untuk belajar berorganisasi. Selain itu tentu sesuai apa yang dikatakan Ketua DPC Kota Yogyakarta terlantik agar GWS ini mampu menjadi sarana sarana untuk meningkatkan perekonomian perempuan, terutama bagi ibu rumah tangga.

Selanjutnya menjadi penting untuk para pengurus bersinergi, baik itu yang bersifat internal maupun eksternal dengan memperkuat jaringan. Terutama dengan mereka para pelaku usaha maupun pengusaha setempat.

Sudah saatnya program usaha rumah tangga dijalankan. Dengan cara ini perempuan dalam hal ini ibu rumah tangga tidak perlu keluar rumaha tapi sudah bisa menjadi pengusaha produktif tanpa meninggalkan kewajiban sebagai pendidik anak maupun pendamping suami.

Pos terkait