Soto Ayam Madura Cak Yatim, Lokasi Favorit Berburu Sarapan

  • Whatsapp

Warung tenda yang ada di pinggir Jalan Godean Km 8, itu penuh sesak. Seolah tak bisa menampung para pembeli dan akhirnya memilih menggunakan tikar yang digelar di depan Sekolah Dasar.
soto madura

Soto Ayam Madura Cak Yatim, begitu yang tertulis pada spanduk baik yang ada disisi selatan atau sisi timur. Warung soto yang telah buka sejak 6 pagi itu selalu saja ramai, seolah tak pernah kehilangan pecintanya.

Meski hanya menawarkan satu jenis menu berupa soto ayam tapi tak menyurutkan orang untuk menikmatinya. Atau kalau ingin sedikit beda bisa mengajukan request, daging ayam yang digunakan bisa memilih seperti hanya menggunakan jeroan atau ati ampela.

Terlebih pada hari Minggu, dimana banyak dari mereka yang kecapaian sehabis ngegowes mampir ke tempat ini untuk mengisi perut. Satu porsi soto ayam campur dengan dengan segelas es teh manis hanya Rp 10.000 saja.

Berdasar pengalaman beberapa kali berkunjung ke tempat ini, puncak keramaian terjadi pada pukul 8 hingga 10 pagi. Bila ingin menikmati kelezatan soto ini jangan datang terlalu siang. Bisa jadi warung soto ini telah tutup dan kita harus mencari tempat makan lain yang belum tentu bisa menandingi kelezatannya.

Sangat murah untuk sajian nikmat menyegarkan. Terlebih bila saat menikmatinya ditambahkan air perasan jeruk. Jangan lupa lumatkan kuning telur yang ada, akan membuat kuah yang ada lebih nendang.

Untuk menemukan warung soto ini sangatlah mudah. Dari Tugu Jogja lurus ke barat hingga Jalan Godean Km 8 dan letaknya ada di kanan jalan. Kalau masih belum tahu juga sebagai patokan adalah SD Semarangan, yang ada di Dusun Nogosari, Sidokarto, Godean, Sleman.

Soto yang disajikan sebenarnya tak beda dengan soto ayam Madura pada umumnya. Dengan kuah warna kuning menyerupai kaldu dan ada beberapa gelembung minyak.

Di dalamnya ada isi suiran daging ayam, irisian kol, bihun putih dan tentu saja nasi putih panas. Untuk bagian toping yang membuat lidah ngiler ada taburan bawang goreng dan potongan sledri.

Saat disajikan kuahnya benar-benar panas hingga terlihat dengan jelas asap yang mengepul diatas mangkuk. Namun bila ingin cepat agak dingin sehingga tidak membuat lidah kepanasan bisa diberi kecap secukupnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *