Ada yang menarik pada hari kedua dalam kegiatan Kemah Orientasi Saka Wirausaha Kota Yogyakarta Tahun 2025. Layanan UMKM Naik Kelas (LUNAS) memberi tugas para peserta untuk jelajah medan sembari menyelesaikan tugas.

Dalam kemah orientasi ini LUNAS memberikan tugas untuk menyelesaikan berbagai masalah yang muncul dalam dunia usaha. Dengan cara ini peserta akan diajak berpikir kritis untuk mencari solusi.
Saka Wirausaha tak lain adalah saka rintisan dari Gerakan Pramuka yang hadir untuk menumbuhkan ekosistem kewirausahaan bagi generasi muda. Mereka yang disasar dalam kegiatan ini adalah anggota Pramuka Penegak dan Pandega.
Kemah Orientasi Saka Wirausaha
Kemah Orientasi Saka Wirausaha Kota Yogyakarta Tahun 2025 ini diselenggarakan pada Jumat – Sabtu, 1 – 2 Agustus 2025 bertempat di Bumi Perkemahan Ngesti Laras, Kaliurang. Menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Yogyakarta untuk mencetak bibit handal dan diikuti 30 calon anggota baru Saka Wirausaha
Kemah orientasi ini menjadi cara bagi Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta dalam membentuk karakter Saka Wirausaha Kota Yogyakarta menjadi wirausaha muda yang tangguh, inovatif, dan siap bersaing secara sehat di dunia usaha.
Jelajah Medan ala LUNAS
Bagi anggota Pramuka tentu tak asing dengan kegiatan jelajah medan. Di mana peserta akan mengikuti sebuah petunjuk untuk sampai pada medan / tujuan akhir. Bukan hanya itu saja tapi di tiap pos akan ditemukan persoalan yang harus diselesaikan.
LUNAS pun mencoba menggunakan cara ini untuk merangsang calon Saka Wirausaha. Mereka, para peserta terbagi dalam 5 kelompok dan akan bertemu 3 pos dan masing-masing pos memiliki tugas yang harus diselesaikan.
Di pos pertama peserta akan melakukan riset pasar melalui observasi dan wawancara dengan pelaku usaha dari sektor fashion, kuliner, dan jasa. Selanjutnya di pos kedua peserta akan menyusun konsep usaha dan merumuskan keunikan serta slogan berdasarkan hasil riset. Dan terakhir di pos ke-3 mereka akan mempresentasikan ide usaha secara singkat dan meyakinkan kepada panel penilai.
Dengan cara ini tentu peserta yang masih duduk di bangku SMA sederajat akan belajar dengan cara yang menyenangkan. Hasilnya pun cukup menggembirakan dimana ada banyak hal baru bisa ditemukan sesuai dengan ciri khas usia mereka.
Salah satu peserta merasa cukup puas dengan ide yang dilakukan LUNAS dimana melalui kegiatan ini, Saka Wirausaha tidak hanya belajar teori bisnis, tetapi juga langsung mempraktekkan cara menggali informasi dan menganalisis kekuatan serta kelemahan pesaing. Dan hal ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka yang ingin terjun ke dunia wirausaha.





