Saatnya Sekolah Mengoptimalkan Ekosistem Pembelajaran melalui Platform IoT #GoDigital

Di era digital saat ini, transformasi pendidikan menjadi sebuah keharusan. Salah satu pendekatan inovatif yang kian diminati tentu saja pemanfaatan Internet of Things (IoT) dalam merancang ekosistem pembelajaran digital. 

platform iot di sekolah
telkom.co.id

Teknologi ini memungkinkan konektivitas antar perangkat dan sumber daya pembelajaran secara real-time.  Selain itu juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif, personal, dan kolaboratif. 

Untuk sampai pada tahap penerapan setidaknya ada beberapa hal yang perlu dipahami, baik itu oleh pihak sekolah, komite sekolah maupun para orang tua. Kesepahaman ini akan lebih memudahkan teknologi digital masuk ke ruang yang bernama sekolah.

Oleh karenanya penting bagi para pihak untuk memahami 7 poin berikut ini:

1. Memahami Konsep Ekosistem Pembelajaran Digital Berbasis IoT

Hal pertama yang harus dipahami tentu saja konsep ekosistem pembelajaran digital berbasis IoT itu sendiri. Bukan hanya sekadar arti atau definisi akan tetapi prinsip-prinsip dasar yang ada di dalamnya.

Ekosistem ini akan mencakup perangkat keras seperti sensor, kamera, tablet, dan papan tulis digital. Semua itu akan saling terhubung dengan sistem manajemen pembelajaran (LMS) dan platform digital lainnya.

Platform IoT dalam pendidikan memungkinkan data dari berbagai perangkat dikumpulkan dan dianalisis untuk meningkatkan pengalaman belajar, memantau kehadiran siswa, mengevaluasi performa, hingga mempermudah komunikasi antar pemangku kepentingan.

2. Lakukan Evaluasi Kesiapan Infrastruktur Sekolah

Selanjutnya lakukan evaluasi kesiapan infrastruktur digital yang dimiliki sekolah. Hal utama yang harus ada tentu saja pastikan jaringan internet memadai, perangkat komputer/laptop tersedia, dan ada dukungan teknis yang kompeten. 

Beberapa komponen penting yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Jaringan Wi-Fi harus stabil dan luas jangkauannya
  2. Perangkat keras IoT seperti sensor suhu, RFID untuk absensi, kamera pintar harus bekerja optimal
  3. Platform LMS atau dashboard pusat pengelolaan pembelajaran
  4. Keamanan data dan perlindungan privasi siswa
  5. Tersedia SDM yang akan mengawal kegiatan ini

Tanpa itu semua ekosistem ini akan sulit diterapkan. Sekolah bisa mulai dengan pilot project skala kecil untuk menguji sistem sebelum ekspansi penuh.

3. Tentukan Tujuan dan Prioritas Implementasi

Teknologi dihadirkan karena ada tujuan yang jelas dan terukur. Pun dengan adanya platform IoT di sekolah tentu harus menjawab kebutuhan itu.

Bisa jadi secara umum tiap sekolah memiliki tujuan yang sama. Akan tetapi tujuan secara spesifik dan prioritas tiap sekolah akan berbeda-beda.

Beberapa tantangan dan kebutuhan yang akan terjawab dengan platform IoT antara lain meningkatkan efisiensi operasional sekolah, memperkaya pengalaman belajar siswa, atau mempermudah evaluasi guru.

Sementara itu untuk contoh tujuan spesifik antara lain:

  1. Meningkatkan kehadiran siswa dengan absensi otomatis menggunakan RFID
  2. Memonitor lingkungan kelas untuk kenyamanan belajar melalui sensor suhu dan pencahayaan
  3. Menyediakan akses materi ajar real-time bagi siswa di rumah melalui perangkat terhubung

Adanya tujuan yang jelas dan spesifik akan lebih memudahkan dalam proses perencanaan. Hal ini karena tim akan lebih fokus dan terukur dalam mengambil keputusan.

4. Libatkan Semua Pemangku Kepentingan

Seperti yang sudah saya katakan di atas, semua pihak atau pemangku kepentingan harus dilibatkan. Tanpa keterlibatan salah satu pihak akan terjadi penolakan dan bila ini terjadi maka penerapan IoT di sekolah akan sulit diterapkan.

Perlu adanya pertemuan para pihak untuk memaparkan dan menjelaskan manfaat dan potensi tantangan yang akan muncul. Selain itu perlu juga memberikan pelatihan dasar terkait penggunaan perangkat IoT.

5. Pastikan Keamanan dan Privasi Data

Hal yang tak kalah penting dan harus diperhatikan tentu saja faktor keamanan dan privasi data. Pastikan informasi atau data pribadi siswa dan data pembelajaran yang dikumpulkan harus disimpan secara aman dan hanya diakses oleh pihak berwenang.

Dan berikut tips mengelola keamanan data IoT:

  1. Gunakan sistem enkripsi untuk transmisi data
  2. Terapkan autentikasi dua faktor untuk pengguna
  3. Lakukan backup data secara berkala
  4. Batasi hak akses sesuai peran pengguna (role-based access)

6. Gunakan Platform IoT Edukasi yang Terintegrasi dan Scalable

Bila 5 poin diatas sudah terjawab maka saatnya pilih platform IoT edukasi yang terintegrasi dan scalable. Tujuannya sudah pasti untuk menjawab semua kebutuhan yang ada.

Sangat disarankan memilih platform IoT yang dirancang khusus untuk kebutuhan edukasi atau pendidikan. Platform ini mampu terhubung dengan berbagai perangkat, memiliki dasbor analitik dan mendukung integrasi dengan sistem pembelajaran yang sudah ada.

Fitur ideal dari platform IoT edukasi antara lain:

  1. Monitoring kehadiran otomatis
  2. Sensor lingkungan untuk kenyamanan belajar
  3. Kamera AI untuk keamanan sekolah
  4. Sistem komunikasi real-time antara guru dan siswa
  5. Analitik performa akademik secara visual

Untuk platform lokal bisa mempercayakan pada Indibiz dari Telkom sebagai platform terbaik. Produk ini menjadi IoT terbaik dan teruji karena telah digunakan di beberapa institusi pendidikan.

7. Lakukan Evaluasi dan Pengembangan Berkelanjutan

Setelah sistem berjalan maka tugas bukan berarti selesai. Namun menjadi penting kemudian untuk sekolah melakukan evaluasi berkala. Gunakan data yang ada untuk menilai efektivitas sistem, kendala teknis, dan umpan balik dari pengguna.

Secara teknis pengembangan berkelanjutan bisa dilakukan melalui:

  1. Update perangkat lunak dan firmware secara rutin
  2. Menambah fitur baru sesuai kebutuhan
  3. Pelatihan lanjutan untuk guru dan siswa
  4. Kolaborasi dengan institusi atau perusahaan teknologi edukasi

Dengan pendekatan bertahap, kolaboratif dan adaptif maka ekosistem pembelajaran akan terus relevan dan bermanfaat dalam jangka panjang. Tanpa kegiatan ini hampir bisa dipastikan akan terjadi gap atau kesenjangan.

Berkenalan dengan Platform IoT Indibiz Sekolah dari Telkom Indonesia

Saat ini Telkom Indonesia melalui Indibiz telah menghadirkan solusi transformasi digital untuk sektor pendidikan. Dalam satu kesempatan pihak Telkom menegaskan bahwa digitalisasi dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan manajemen sekolah.

Namun untuk melakukan digitalisasi, sekolah membutuhkan solusi digital yang tepat dan terintegrasi. Melalui Indibiz Sekolah maka pengelola sekolah akan terbantu dalam mengelola administrasi, absensi, ujian, tugas, penilaian, laporan, dan lainnya secara digital.

Transformasi digital melalui IoT bukan lagi hanya sekadar tren. Akan tetapi telah menjadi strategi esensial untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital.

Dengan perencanaan yang matang, kolaborasi semua pihak, dan pemanfaatan teknologi yang aman tepat guna maka sekolah dapat membangun ekosistem pembelajaran yang terintegrasi, adaptif, dan berkelanjutan.

Langkah #GoDigital di dunia pendidikan harus dimulai dari sekarang, dimana teknologi bukan hanya alat bantu, tapi menjadi penggerak utama inovasi dan pembelajaran masa depan.

Pos terkait