Layanan UMKM Naik Kelas (LUNAS) melaksanakan sebuah program yaitu “SIAP NAIK KELAS.” Sebuah kegiatan pendampingan pencatatan keuangan UMKM yang dilaksanakan sepanjang bulan November 2025.

Kegiatan ini dilakukan oleh relawan dari SMK Negeri 7 Yogyakarta jurusan Akuntansi yang bersinergi dengan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta. Dinas Koperasi dan UKM DIY memfasilitasi program SIAP NAIK KELAS ini dengan memberikan kesempatan UMKM binaannya untuk didampingi oleh relawan dalam penyusunan laporan keuangan.
Dalam prakteknya mereka menggunakan aplikasi SIAPIK dari Bank Indonesia. Sebagai upaya mendorong tertib administrasi dan meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro agar mampu memahami kondisi keuangan usaha secara lebih akurat dan berkelanjutan.
Pencatatan dimulai dari penginputan saldo awal, transaksi harian, hingga penyusunan laporan keuangan. Sementara itu pelaku UMKM tetap melakukan pencatatan secara manual melalui buku kas sebagai pembanding dan proses pembelajaran bersama.
Manfaat Program SIAP NAIK KELAS
Lembah Srigati, S.Pd. menyampaikan “Sebagai guru, saya menyampaikan bahwa relawan dari SMK Negeri 7 Yogyakarta jurusan Akuntansi telah mampu mengoperasikan aplikasi SIAPIK dengan baik dalam proses penyusunan laporan keuangan usaha. Pencatatan dimulai dari input saldo awal, transaksi harian, hingga menghasilkan laporan keuangan yang sistematis.”
Kemampuan ini menunjukkan pemahaman siswa secara teknis terhadap alur pencatatan akuntansi secara digital serta ketelitian dalam memastikan data keuangan tercatat akurat dan sesuai dengan kondisi usaha” lanjutnya.
Melalui pendampingan yang tepat, UMKM tidak hanya memperoleh hasil laporan keuangan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai alur pencatatan yang benar serta pentingnya memisahkan keuangan usaha dan pribadi.
Pada akhir program, Layanan UMKM Naik Kelas (LUNAS) menyampaikan laporan posisi usaha masing-masing UMKM berdasarkan laporan keuangan yang telah disusun oleh relawan. Dengan cara ini pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan, kinerja usaha, serta potensi pengembangan usaha ke depan secara lebih jelas dan terukur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM binaan Dinas Koperasi dan UKM DIY semakin menyadari pentingnya pencatatan keuangan yang tertib dan berkelanjutan. Selain itu mampu bertransformasi dari pencatatan manual menuju pencatatan digital menggunakan aplikasi SIAPIK.
Sementara bagi relawan, kegiatan ini diharapkan menjadi bekal keterampilan praktis dan pengalaman nyata dalam mendukung pengelolaan keuangan usaha mikro secara profesional dan akuntabel.





