Home Kuliner Kedai Ketik, Salah Satu Tempat Nongkrong di Jogja Dengan Tiga Konsep

Kedai Ketik, Salah Satu Tempat Nongkrong di Jogja Dengan Tiga Konsep

0 419

Meski tergolong baru tapi bagi mereka yang suka berburu tempat nongkrong pasti tahu yang satu ini. Kedai Ketik, demikian nama yang tersemat pada salah satu tempat konkow yang buka pada 20 Mei 2017 itu.

kedai ketik jogja

gridogram.com/kedaiketik


Dan penggunaan nama Kedai Ketik cukup beralasan karena alat bantu tulis itu terpanjang dibeberapa spot. Menjadi lokasi berswafoto manakala berkunjung ke kedai yang beralamat di Jalan Nologaten, Depok, Sleman.

Seperti yang diketahui lokasi ini sangat strategis bagi mereka yang berstatus mahasiswa karena seperti yang diketahui bahwa Depok adalah gudangnya kampus. Selain Kedai Ketik di Depok ini juga masih bertebaran tempat makan dan nongkrong yang oke punya semisal Angkring Jentik.

Untuk menuju lokasi ini juga sangat mudah. Dari Tugu Jogja lurus ketimur hingga mencapai Jalan Laksda Adi Sucipto dan nanti akan ketemu Jalan Nologaten. Dari jalan ini tinggal susuri sebentar maka akan ketemu Kedai Ketik.

Adapun yang menjadikan tempat ini beda tentu saja konsep yang diusungnya. Manakala kebanyakan cafe atau kedai lebih menjual pada menunya saja tapi di tempat yang satu ini akan ditemukan 3 konsep yang saling bertentangan.

Meski secara aturan tidak sinkron tapi mampu dipadupadankan menjadi sesuatu yang indah. Vintage, industrial dan pop adalah konsep dimaksud dimana masing-masing konsep memiliki ciri khas tersendiri.

Ciri khas yang paling menonjol dari konsep vintage adalah dengan banyaknya mesin ketik manual yang tertata dengan konsep yang baik. Selain itu mesin ketik jadul ini menjadi lebih berwarna karena dicat warna-warni.

Berhubung tak ada cafe atau kedai lain yang menyajikan konsep serupa maka tak berlebihan setiap pengunjung yang datang mengabadikan kedatangan mereka di titik ini.

Untuk konsep industrial terwakili dengan bangunan menjulang tinggi dan semi terbuka. Selain itu masih ada dekorasi unik yang rata-rata dari kayu dan besi.

Dan terakhir konsep pop terwakili dengan penggunaan warna cerah yang ada. Warna-warna ini bisa dibilang menjadi simbol budaya popular yang kian merebak.

Semua itu mampu menjadi jaminan mutu bahwa berkunjung ke kedai ini akan membuat siapa saja betah berlama-lama. Terlebih kadang ada berbagai hiburan yang membuat nongkrong kian berkualitas.

Di Sleman selain Kedai Ketik masih ada beberapa tempat nongkrong yang unik semisal Cafe Brick, Klinik Kopi, The Captain Urban Lounge Bar dan masih banyak lagi.

NO COMMENTS

Leave a Reply