Cara Membuat Sabun Cuci Piring, Mudah dan Pasti Jadi

Sabun cuci piring saat ini telah menjadi kebutuhan rumah tangga. Terlebih bagi para pelaku usaha kuliner yang sehari bisa mencuci ratusan hingga ribuan piring, tentu konsumsi produk ini akan meningkat.

cara membuat sabun cuci piring
kanaljogja.id

Agar lebih hemat tentu tak ada salahnya untuk kita tahu cara membuat sabun cuci piring. Terlebih bagi Anda yang memiliki kelompok UMKM, hal ini bisa juga menjadi cara untuk meningkatkan pendapatan kas kelompok.

Diawal tentu kita tak perlu membuat sabun dalam jumlah besar. Minimal untuk memenuhi kebutuhan kelompok sekaligus untuk belajar bersama.

Agar hasil optimal maka kita akan mencoba membuat sabun dengan hasil 15 liter. Bila kelompok ada 10 anggota tentu masing-masing sudah akan membawa 1,5 liter.

Sebelum lebih jauh maka kita akan mengenal berbagai bahan pembuat sabun itu sendiri. Untuk penjelasan fungsi atau manfaat ada di bagian bawah.

Bahan digunakan untuk membuat 15 liter sabun cuci piring

  • Texapon – 1 kg
  • Sodium Sulfat – 500 gram
  • Edta – 2,5 gram
  • Citrin – 7,5 gram
  • Las – 75 ml
  • Labs – 25 ml
  • Betain – 600ml
  • Parfum – 50ml
  • Pewarna secukupnya
  • Air RO (isi ulang) –  14 liter

Alat yang digunakan

  • Ember kapasitas 30 liter
  • Mixer / mesin bor modifikasi pengaduk cat
  • Gelas takar 1 liter
  • Soled
  • Saringan

Cara Membuat Sabun Cuci Piring

  1. Masukkan Texapon dan Sodium kemudian mixer hingga benar-benar tercampur
  2. Masukan air sedikit demi sedikit
  3. Edta dan Citrin larutkan dalam gelas takar mengunakan sedikit air hingga tercampur kemudian masukan ke dalam ember
  4. Masukan LABS dan terus aduk hingga rata
  5. Masukan LAS dan aduk terus hingga tercampur rata
  6. Masukan betain, pewarna dan parfum berurutan dan terus aduk hingga rata
  7. Endapkan hingga jernih dan kemas
  8. Kunci dari kegiatan ini adalah bagaimana bahan bisa tercampur sempurna

Bila penasaran bisa cek di video ini https://www.instagram.com/reel/DTc16wTE-EW/?igsh=MXZyaDFwY3U5ZGcxaw==

Berikut Fungsi dan Penjelasan Bahan Sabun Cuci Piring

1. Texapon (SLES – Sodium Lauryl Ether Sulfate)

Fungsi utama:
• Surfaktan (pengangkat kotoran & lemak)
• Menghasilkan busa melimpah

Manfaat:
• Membuat sabun cepat membersihkan minyak di piring
• Memberi efek “bersih kesat”
• Busa banyak (ini penting untuk persepsi konsumen)

Catatan: ini bahan inti, hampir wajib ada

2. Sodium Sulfat

Fungsi utama:
• Pengental

Manfaat:
• Mengatur kekentalan sabun (tidak terlalu cair)
• Membuat sabun terlihat lebih “premium”

Catatan: kalau kebanyakan malah bisa bikin sabun encer lagi

3. EDTA (Ethylenediaminetetraacetic Acid)

Fungsi utama:
• Pengikat logam (chelating agent)

Manfaat:
• Menjaga sabun tetap efektif meski pakai air sumur/air keras
• Meningkatkan daya bersih
• Mencegah sabun cepat rusak

Ini bahan “diam-diam penting” untuk kualitas

4. Citrin (biasanya maksudnya Citric Acid / Asam Sitrat)

Fungsi utama:
• Pengatur pH

Manfaat:
• Menjaga pH sabun agar aman di tangan
• Membantu mengangkat kerak ringan
• Memberi efek kesat bersih

Ideal pH sabun cuci piring: ±6–8

5. LAS (Linear Alkylbenzene Sulfonate)

Fungsi utama:
• Surfaktan kuat (pengangkat kotoran & lemak)

Manfaat:
• Sangat efektif mengangkat lemak berat
• Cocok untuk piring berminyak (gorengan, santan, dll)

Catatan: agak keras → perlu dikombinasikan dengan bahan lain biar tidak bikin tangan kering

6. LABS (Linear Alkylbenzene Sulfonic Acid)

Fungsi utama:
• Bahan dasar dari LAS (versi asam)

Manfaat:
• Setelah dinetralkan → jadi surfaktan pembersih kuat
• Lebih “raw” dibanding LAS

7. Betain (Cocamidopropyl Betaine)

Fungsi utama:
• Surfaktan tambahan (co-surfactant)

Manfaat:
• Melembutkan efek keras dari LAS/SLES
• Menambah dan menstabilkan busa
• Lebih ramah di kulit tangan

Ini bikin sabun terasa “lebih nyaman dipakai”

8. Pewarna

Fungsi utama:
• Memberi warna maksimal pada sabun

Manfaat:
• Memberi warna menarik pada sabun
• Meningkatkan daya tarik produk

Warna hijau tua (warna jeruk nipis) paling laku di pasar

9. Parfum

Fungsi utama:
• Pewangi

Manfaat:
• Memberikan aroma segar (jeruk, lemon, apel, dll)
• Meningkatkan daya tarik produk
• Menutup bau bahan kimia

Aroma “jeruk/lemon” paling laku di pasar

Bahan dan cara yang digunakan bukan sesuatu yang baku karena bisa jadi ada bahan dan cara lain. Ini hanya sebatas salah satu contoh kecil yang kemudian bisa dilakukan. Bila penasaran dan ingin berdiskusi lebih lanjut bisa wa 087838889019.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan