Nasehat Untuk Diri Sendiri

  • Whatsapp

Jujur, sebenarnya saya malas sekali untuk memencet huruf demi huruf untuk merangkai kalimat. Tapi hati ini masih saja gelisah. Kalau tidak terus berlatih, tidak membiasakan diri, entah kelak akan menjadi seperti apa.

nasehat untuk diri sendiri
pixabay.com

Apa yang ditulis ini hanyalah nasehat untuk diri sendiri. Bukan untuk nasehat yang lain karena tiap orang pasti punya cara tersendiri untuk memecahkan masalah.

Dulu yang suka cerita, yang suka curhat, yang suka menulis, yang suka mengungkapkan apa yang ada. Terlepas ada yang mendengar, melihat dan membaca. Biarlah, semua hanya kulakukan untuk mengurangi kegelisahanku.

Sembari berharap dari apa yang negative menjadi sesuatu yang positif. Mengubah sesuatu yang kurang atau tepatnya tidak bermakna menjadi sesuatu yang bisa memperbaiki dan membekali diri. Terus belajar dan berkembang meski tanpa tujuan yang jelas.

Progresif, itu yang di inginkan oleh semua orang. Tidak hanya saya, kamu, kalian atau hanya kita. Membekali diri dengan segala hal yang bisa disiapkan layaknya hendak perang.

Baca juga: Rahasia Sukses, Jangan Pernah Lari dari Masalah

Masa Depan itu Harus Disiapkan

Tidak hanya menyiapkan sesuatu untuk jangka pendek atau menengah. Persiapan jangka panjang dan menyeluruh tidak sepotong-potong. Manusia tidak tahu kelak apa yang dibutuhkan dan kita hanya bisa menyiapkan dan melakukan apa yang bisa dilakukan.

Bukankan semua manusia berhak mendapat yang terbaik selama mau berusaha dan mencoba. Gagal bukanlah manakala kita tidak berhasil mendapatkan sesuatu. Tapi gagal adalah manakala kita telah angkat tangan dan menyerah untuk terus mencoba dan mencoba.

Belajar dari Mereka yang Sukses

Beruntung dulu waktu sekolah ada pelajaran sejarah sehingga kita kenal Thomas Alfa Edison dan Kolonel Sanders. Kalau saja mas Alfa menyerah dalam percobaannya kita mungkin hidup dalam dunia kegelapan.

Dan kalau simbah Sanders menyerah untuk mencoba menawarkan ayam gorengnya kita pasti tidak tahu rasanya ayam goreng ala Kentucky tersebut.

Tidak berhasil mendapatkan sesuatu mungkin pernah didapatkan semua orang dan mungkin itu suatu kewajaran. Tapi menyerah dengan tidak berani untuk terus mencoba dan mencoba lagi, itu yang tidak boleh.

Pernah mendapatkan sesuatu (baca: sukses) semua orang pasti pernah mendapatkannya. Dalam takaran besar dan kecil sama saja. Yang namanya sukses ya sukses (baca: berhasil) tentu akan menggugah untuk terus berusaha dan mengulang apa yang pernah didapat.

Proses Tidak Akan Membohongi Hasil

Semua memang tidak terjadi tiba-tiba. Perlu proses yang panjang. Untuk menjadi besar harus kecil dulu bukan. Dari yang kecil-kecil kalau dikalkulasi juga akan menjadi sesuatu yang besar.

Apa yang didapat kadang bisa diprediksi kalau saja tahu jalan yang harus dilewati. Tapi bukankan lebih banyak diantara kita ini hanya tahu mencoba dan mencoba siapa tahu beruntung.

Bukan mengambil satu jalan yang lurus tanpa belokan. Rel kereta yang dianggap lurus dan tinggal mengikuti jalur saja bisa dibelokkan. Apalagi jalan hidup yang serba misteri.

Semoga apa yang dulu pernah ada dan pernah lepas bisa didapat lagi. Ada temen lama yang bilang Man Jadda wa Jada. Yakinlah segala sesuatu yang di yakini dan diseriusi pasti akan didapat.

Semua ini adalah sebuah nasehat untuk diri sendiri. Pengingat bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik dari hari ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *