Pecel Kembang Turi dan Wedang Uwuh Imogiri

  • Whatsapp

Imogiri tidak saja hanya terkenal karena ada makam para raja dan desa wisatanya yang tersebar di beberapa titik. Tapi di wilayah yang cukup sejuk ini juga populer akan kuliner pecel kembang turi dan wedang uwuh.

pecel kembang turi
instagram.com/disiharisma

Bagi yang belum pernah mendengar atau melihat tentu akan kaget. Bagaimana kembang turi yang pahit bisa dioleh menjadi makanan khas. Terlebih adanya wedang uwuh atau bila di Bahasa Indonesia-kan menjadi “minuman sampah.”

Kalau tak percaya silakan datang pada hari Minggu. Di sepanjang jalan yang ada di depan makam Imogiri akan ditemukan banyak pedagang pecel kembang turi dan wedang uwuh. Keduanya merupakan kuliner khas Imogiri yang kaya manfaat.

Rasa kembang turi yang agak pahit ternyata menjadi kombinasi menarik bila dicampur dengan kecipir, kacang panjang, daun pepaya dan beberapa bahan yang lain. Rasanya semakin lengkap saat ditambahkan bumbu pecel yang disiramkan diatasnya.

Wedang uwuh juga menjadi minuman khas dari Imogiri. Rasanya cukup unik yang berasal dari berbagai rempah yang digunakan mulai dari secang, kayu manis, kapulaga, jahe dan aneka rempah yang lain.

Besar kemungkinan minuman khas ini dinamakan wedang uwuh karena secara tampilan benar-benar seperti uwuh atau sampah dari dedaunan yang dimasak. Bentuk dan warnanya tidak beraturan, tapi jangan salah minuman ini benar-benar kaya manfaat yang dihasilkan dari berbagai rempah yang digunakan.

wedang uwuh
instagram.com/craft_souvenir

Selain bisa dinikmati ditempat minuman unik ini bisa juga direbus sendiri di rumah. Mayoritas para pedagang telah menyiapkan kemasan dalam bentuk praktis. Jadi bisa juga digunakan sebagai oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Untuk menuju makam Imogiri juga sangat mudah. Dari Jogja tinggal melaju ke arah selatan menuju jalan Imogiri Timur. Nanti setelah melewati pasar Imogiri akan ditemukan tanjakan menuju arah makam.

Tempat ini bukan hanya sebagai makam para raja tapi telah menjadi ruang publik bagi warga sekitar. Terlebih pada Minggu pagi di tempat ini akan digunakan oleh banyak warga untuk olahraga atau sekedar menghirup udara segar.

Soal harga benar-benar murah, tak akan pernah menguras kantong meski belanja cukup banyak. Wajar saja setiap orang yang beraktifitas selalu menyempatkan diri untuk kenikmati kelezatan pecel kembang turi dan kesegaran wedang uwuh.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *