Ternyata Perempuan yang Sering Disakiti Justru Makin Kuat

  • Whatsapp

Perempuan yang sering disakiti justru makin kuat lho. Tentunya kekuatan itu akan didapatkan setelah melalui beberapa tahapan proses yang tidak mudah. Misalnya, ketika seseorang yang sangat kamu sayangi tiba-tiba  tega meninggalkanmu tanpa alasan yang jelas rasanya seperti ada petir menggelegar di siang bolong.

menjaga kesehatan mental
pixabay.com

Walaupun itu sangat sakit, keputusannya harus kamu terima. Tentu saja, dia tidak akan peduli tentang bagaimana terlukanya perasaanmu. Di benaknya, ucapan perpisahan merupakan suatu kelegaan. Tapi, tidak bagimu.

Kamu akan merasakan sakit yang teramat dalam seperti teriris-iris ketika sedang patah hati. Rasanya tentu tak karuan. Satu-satunya hal yang bisa kamu lakukan hanyalah diam dan meresapi akan keputusannya.

Ketika patah hati, seseorang akan kehilangan keceriaan. Mungkin, kamu menjalani hari-harimu dengan penuh duka. Tapi, pasti di dalam lubuk hatimu yang paling dalam, kamu tak mau merasakan sakit ini berkepanjangan, bukan? Ya, jalan keluar harus kamu cari daripada terus menerus meratapi nasib yang hanya akan merugikan dirimu.

Seiring berjalannya waktu, kamu bisa bangkin secara perlahan. Kemudian, meninggalkan segala tangis tentangnya. Ya, kamu harus meneruskan hidupmu meskipun tanpa dia. Anggap saja dia tak pernah ada dalam hidupmu. Setelah luka itu perlahan menghilang, hatimu akan merasa lebih baik.

Tentu saja, perempuan yang sering disakiti justru makin kuat. Alasannya karena kamu tahu bagaimana sakitnya ditinggalkan dan terabaikan.  Mungkin saja, di masa-masa keterpurukanmu itu, dia sedang tertawa lepas bersama perempuan baru. Tentu saja, ini tak adil untukmu.

Namun, akan lebih tak adil jika kamu terus menerus dalam masa keterpurukan. Saatnya kamu bangkit. Meskipun bukan dengan kekasih baru, kamu bisa berjibaku dengan karir. Atau mungkin, kamu bisa memiliki kesibukan bersama teman-teman atau keluargamu.

Mimpimu lebih berharga dibandingkan meratapi dia yang tak pantas kamu ratapi. Kuatkan dirimu. Tunjukan padanya jika kamu kuat tanpanya, bahkan bisa lebih baik dari sebelumnya. Orang yang tega meninggalkanmu tak pantas kau ratapi.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Ketika Cinta Tak Direstui

Meskipun demikian, tak perlu menyimpan dendam di hati. Sebab, hal itu hanya akan menggerogoti hatimu. Resah dan gelisah akan kamu rasakan jika menyimpan dendam. Ambil hikmah dibalik apa yang menimpamu. Justru, berterima kasihlah karena luka yang dia berikan membuatmu tahu bagaimana caranya bangkit dari keterpurukan.

Berkat dia, kamu punya nyali untuk menolak rasa sakit. Kalaupun harus merasakan hal yang sama, kamu tak perlu merasa terpuruk berlama-lama. Rasa sedih bisa kamu enyahkan dengan caramu sendiri. Ya, ini semacam batu loncatan agar kamu mendapatkan kekuatan yang lebih besar.

 

Kontributor : Ika Pratiwi

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *