Minum Susu untuk Tulang Sejak Dini, Ini Manfaatnya!

  • Whatsapp

Sejak kecil mungkin kamu telah tahu manfaat minum susu untuk tulang. Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah kondisi ketika kepadatan tulang berkurang.

susu untuk tulang
pixabay.com/couleur

Tulang menjadi rentan retak, bahkan patah. Lantas, bagaimana susu bisa bermanfaat untuk kesehatan tulang?

Manfaat Susu untuk Kesehatan Tulang

Tubuh membutuhkan kalsium dalam jumlah yang cukup untuk membantu pertumbuhan kepadatan tulang. Susu adalah minuman kaya akan kalsium yang mampu membantu menjaga kepadatan tulang.

Vitamin D juga dibutuhkan agar tulang menjadi kuat. Vitamin D berperan untuk meningkatkan penyerapan kalsium dalam tubuh. Sehingga kandungan kalsium dan fosfat dalam darah terpenuhi dan kebutuhan mineral tulang pun tercukupi.

Kekurangan vitamin D dapat membuat massa tulang berkurang dan mudah rapuh. Kekurangan vitamin D juga bisa mencegah pembentukan tulang yang baru. Jadi, dapat dikatakan, vitamin D berperan dalam melindungi tulang dari osteoporosis.

Susu memang kaya akan kalsium, tetapi asupan kaya kalsium dan vitamin D juga terdapat pada sumber makanan lain. Jadi, selain memberikan susu, imbangi juga dengan makan makanan bergizi yang kaya akan kalsium dan vitamin D untuk menjaga tulang tetap sehat dan kuat.

Kepadatan Tulang Berkurang Akibat Osteoporosis

Tulang mampu melakukan regenerasi, yaitu tulang yang rapuh akan berganti dengan tulang baru. Tetapi pertumbuhan tulang yang baik ini bekerja optimal pada masa pertumbuhan.

Setelah seseorang berusia 15 tahun, perlahan tulang akan berhenti tumbuh sampai dengan akhir 20-an. Artinya, kepadatan tulang masih bertambah sampai seseorang menjelang usia 30 tahun.

Kondisi tulang pada masa remaja berpengaruh terhadap kepadatan tulang seseorang ketika dewasa. Pada saat menginjak usia 35 tahun, seseorang akan mengalami penurunan kepadatan.

Tetapi kondisi ini dapat dicegah dengan rajin minum susu. Terdapat kondisi osteopenia dan osteoporosis.

Osteopenia adalah tanda awal seseorang akan mengalami osteoporosis. Osteoporosis ini dapat terjadi pada pria maupun wanita, tetapi umumnya wanita memiliki risiko 4 kali lebih tinggi dibandingkan laki-laki.

Tulang wanita lebih kecil dan tipis dan juga mengalami menopause. Ketika wanita sudah mengalami menopause, tubuh tidak lagi menghasilkan hormon estrogen yang banyak. Hormon ini dapat melindungi hilangnya massa tulang.

Penyebab Osteoporosis

Osteoporosis bisa disebabkan oleh beberapa hal. Hal ini juga dapat dikatakan sebagai faktor pemicu osteoporosis.

Faktor usia

Faktor usia memang tidak dapat terlepas dari risiko terkena osteoporosis. Seperti yang dibahas sebelumnya bahwa semakin dewasa, manusia akan mengalami proses penurunan kepadatan tulang.

Tetapi faktor risiko ini dapat dicegah dengan minum susu untuk tulang yang lebih kuat. Umumnya, susu untuk tulang bisa susu apa saja, karena susu memang memiliki kandungan kalsium dan vitamin D yang tinggi. Termasuk Frisian Flag Purefarm yang memiliki kandungan nutrisi yang terjaga.

Jenis kelamin

Meskipun wanita memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena osteoporosis, tetapi pria juga tetap berisiko. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi susu sejak dini untuk mencegah osteoporosis.

Berat badan berlebih

Waspada bagi kamu yang memiliki berat badan rendah. Seseorang dengan berat badan yang rendah memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena osteoporosis.

Orang dengan berat badan yang berlebih akan memiliki massa tulang yang lebih besar karena menopang beban yang lebih berat.

Jadi, bagi kamu yang memiliki berat badan kurang, disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi dilengkapi dengan minum susu untuk tulang.

Kekurangan vitamin D dan Kalsium

Kalsium dan vitamin D sangat penting bagi pertumbuhan tulang. Jadi sebaiknya penuhi kebutuhan nutrisi, terutama Kalsium dan vitamin D agar bisa terhindar dari osteoporosis. Kamu bisa memulainya dengan mengonsumsi susu secara rutin bagi diri sendiri dan keluarga.

Faktor keturunan

Apabila ada anggota keluarga yang terkena osteoporosis, maka anggota keluarga lain juga berisiko untuk menderita osteoporosis lho. Jadi, jika ada anggota keluarga yang terkena osteoporosis, sebaiknya lakukan langkah pencegahan sejak dini.

Kurangnya aktivitas fisik

Seseorang dengan aktivitas fisik yang rendah bisa mengalami pengeluaran Kalsium yang tinggi. Sehingga massa tulang berkurang dan pertumbuhan tulang menjadi tidak maksimal.

Jadi, selain mengonsumsi susu untuk tulang, kamu juga harus mengimbanginya dengan berolahraga atau beraktivitas secara cukup.

Pola hidup yang buruk

Selain kurangnya aktivitas fisik, sering mengonsumsi alkohol dan merokok juga bisa meningkatkan risiko terkena osteoporosis. Selain itu, terlalu banyak minum minuman bersoda juga dapat mengurangi kepadatan tulang.

Pasalnya, pada minuman bersoda terdapat Fosfor yang meningkatkan sekresi atau pengeluaran Kalsium sehingga kepadatan tulang bisa berkurang.

Cara Mencegah Osteoporosis

Ada hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencegah tulang mengalami pengeroposan atau terkena risiko osteoporosis. Cara ini juga sebenarnya dapat dilakukan bagi orang yang sudah terkena osteoporosis.

1. Mengonsumsi asupan bergizi

Banyak makanan dan minuman yang memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Di antaranya adalah susu dan turunannya seperti keju dan yoghurt, kacang kedelai, udang, bayam, ikan salmon, dan sarden.

Susu untuk tulang dapat menjadi alternatif minuman yang kaya nutrisi. Selain kalsium, terdapat pula vitamin D, B12, fosfor, kalium, dan protein yang mampu membantu pembentukan tulang sejak masa pertumbuhan.

Selain kalsium, asupan dengan kandungan kalium dan protein yang tinggi juga dibutuhkan untuk menjaga kekuatan tulang. Kalium banyak ditemukan pada pisang, kentang, kacang merah, dan susu serta olahannya.

Salah satu yang bisa mendukung gaya hidup sehat adalah mengonsumsi susu rendah lemak, misalnya Frisian Flag Purefarm Low Fat.

2. Melakukan aktivitas fisik dan menjaga pola hidup sehat

Melakukan aktivitas fisik dan berolahraga secara teratur dapat mencegah osteoporosis. Tetapi jangan lakukan aktivitas fisik secara berlebihan. Selain itu, hindari juga rokok serta tidak mengonsumsi alkohol dan minuman bersoda.

Melakukan pola hidup yang sehat juga dapat menjaga berat badan ideal yang mampu mengurangi risiko osteoporosis.

3. Berjemur di pagi hari

Asupan kalsium di dalam tubuh dapat terproses lebih baik dengan adanya kadar vitamin D yang cukup. Hal ini bisa didapatkan dengan berjemur selama 15-20 menit pada pagi hari.

Vitamin D juga bisa dengan mudah didapatkan dalam susu untuk tulang. Pastikan mengonsumsi susu untuk tulang yang kaya vitamin D serta memiliki kualitas yang terjamin seperti Frisian Flag Purefarm yang bisa kamu temukan melalui website FrisianFlag.com

Minum susu untuk tulang secara rutin dan dalam jumlah yang cukup agar terhindar dari osteoporosis ya!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *