Sate Tengah Malam, Alternatif Kuliner di Jogja Bagian Utara

Sate Tengah Malam, demikian nama warung yang berada di Jalan Kaliurang Km 6, Sleman ini. Nama itu disematkan karena memang warung ini buka pada waktu yang tak lazim.

sate tengah malam
jogja.tribunnews.com

Apabila mayoritas warung buka pada siang hingga petang maka berbeda dengan lokasi ganjal perut yang satu ini. Mereka justru buka pada waktu dimana semua warung atau rumah makan tutup.

Mungkin itupula strategi meraup pasar dimana pada malam hari sudah tidak ada atau jarang ada warung yang buka. Dengan demikan segelintir rumah makan atau warung yang buka malam hari akan ramai pengunjung.

sesuai dengan namanya, Warung Sate Tengah Malam ini akan beroperasi mulai pukul 23:00 WIB dan akan tutup jelang subuh.

Jadi buat kamu yang hobi jalan-jalan di Jogja kala malam tidak perlu takut. Bila di pusat kota ada gudeg dan mie ayam maka ditepi kota ini ada alternatif lain.

Lokasi yang relatif strategis membuat warung makan ini selalu ramai. Selain banyak mahasiswa yang memang tinggal di sekitar Jalan Kaliurang, jalan ini juga menghubungkan dari Semarang ke Solo.

Berbicara tentang sate tentu akan mengarahkan siapa saja pada sate yang mayoritas ada di Selatan Jogja. Berbeda dengan sate klatak yang dibakar tanpa bumbu maka yang satu ini kaya akan rempah.

Pemilik warung Sate Tengah Malam tahu betul cara memanjakan lidah orang Jogja. Dimana rasa manis menjadi sesuatu yang kental sehingga pas dilidah.

Kalau kurang suka dengan sate kambing maka bisa coba sate ayam, sate sapi atau sate koyor. Semua menu tersebut akan ludes dengan balutan irisan cabe ijo.

Soal harga juga jangan kuatir karena sepadan dengan menu yang ditawarkan. Jadi jangan lupa ya kalau tengah malam kelaparan untuk berburu sate Tengah Malam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *