The Jewel of Java, Julukan Yang Pantas Untuk Kulon Progo

  • Whatsapp

The Jewel of Java kiranya pantas disematkan untuk kabupaten yang ada di sisi barat Jogjakarta. Wilayah yang didominasi dengan perbukitan Menoreh menegaskan tak ubahnya menjadi zamrud di pulau Jawa.

branding kulonprogo
dolankulonprogo.blogspot.com

Branding The Jewel of Java sendiri sudah diluncurkan sejak beberapa tahun yang lalu. Tepatnya sejak bulan April 2011 dan tak tanggung-tanggung acara peluncuran tersebut dilakukan di Jakarta. Dimana saat itu banyak investor sedang berkumpul.

Kulon Progo memiliki sejumlah potensi yang luar biasa dalam hal pariwisata, perdagangan dan tentu saja investasi dalam berbagai industri. Dengan branding tersebut diharapkan investor banyak berdatangan baik dari skala nasional maupun internasional.

Selain terkenal karena adanya barisan perbukitan yang memanjang dari selatan ke utara. Kulon Progo juga memiliki sungai yang sangat terkenal yang sudah pasti diketahui oleh semua orang. Selain itu ada barisan pantai di bagian selatan dengan andalan Pantai Glagah.

Di kutip dari situs resmi Pemerintah Daerah Kulonprogo, filosofi mendalam terkandung dalam kata Kulonprogo yang ditulis menjadi satu. Hal ini melambangkan bahwa Kulonprogo menjadi satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Huruf ‘K’ didesain seperti bentuk keris dengan alur memanjang baik vertical dan horizontal melambangkan bahwa Kulonprogo adalah suatu wilayah yang kaya akan nilai seni dan budaya Jawa. Hal ini karena mayoritas penduduknya adalah suku Jawa.

Huruf ‘P’ melambangkan kepala Elang Jawa di mana burung tersebut merupakan salah satu burung endemic Pulau Jawa. Di dalamnya terdapat nilai keberanian, keteguhan dan komitmen Kulon Progo untuk melindungi kekayaan alam yang ada.

Huruf ‘G’ mengibaratkan sisi kendi yang lazimnya untuk menyimpan air. Kendi bagi masyarakat Kulon Progo dianggap sebagai lambang keramahan, penerimaan dan nilai kekeluargaan. Nilai ini tumbuh dan berkembang dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Huruf ‘O’ yang ada pada bagian akhir dari kata Kulonprogo dibuat seperti permata yang penuh kilauan melambangkan potensi yang ada. Potensi itu tentu saja tersebar dari seluruh bagian baik yang ada di laut, darat maupun udara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *