Djogjantique Day 2017 Ajang Pesta Motor Jadulnya Jogja

Ribuan pecinta motor jadul akan berkumpul di Jogja pada Jumat Sabtu, 18 dan 19 Agustus 2017. Mereka berkumpul dalam gelaran Djogjantique Day 2017 yang diprakarsai komunitas Motor Antique Club (MAC) Yogyakarta.

djogantique-day-2017
visitingjogja.com

Berbeda dengan tahun yang lalu di mana Djogjantique Day mengambil lokasi di Komplek Landasan Adisucipto, Banguntapan maka tahun ini mengambil lokasi Pasar Seni Gabusan (PSG) Bantul. Meski beda tema dan lokasi tapi dijamin bahwa acara yang digelar pecinta motor antik ini akan menyedot perhatian publik.

Bertepatan dengan ulang tahun MAC ke-30 dan HUT RI ke-72 kali ini mereka akan menggelar kirab atau konvoi tiga era. Motor-motor yang telah ada sejak jaman proklamasi akan turun ke jalan. Selain itu ada juga motor yang muncul era vintage dan klasik. Dengan demikian pengunjung bakal disuguhi pemandangan yang luar biasa.

Selain itu di pusat acara yang berada di PSG Gabusan mengusung tema Gayeng Regeng. Lebih lanjut diterangkan salah satu panitia dimana ada konsep tentang pasar malam yang mampu menghadirkan suasana dan ambience pasar itu sendiri.

Tak lengkap rasanya bila ada pasar malam tanpa ada “klitikan“ atau sarana bertemunya penjual dan pembeli spart part otomotif. Tidak saja hanya untuk produk baru tapi tentu saja terdapat produk bekas layak pakai hingga spart part antik.

Kirab itu sendiri akan digelar pada Jumat, 18 Agustus 2017 daari pukul 14.00 WIB hingga selesai. Rute yang akan dilalui peserta adalah Pasar Seni Gabusan ke utara kemudian belok kiri di lampu merah Tembi, hingga Cepit dan belok kiri lagi. Perjalanan akan melalui Jalan Bantul hingga lampu merah manding kemudian kembali ke Pasar Seni Gabusan.

Yang menjadi pusat perhatian tentu saja bukan hanya motor yang telah antik tapi juga para pengendara yang akan menyesuikan sesuai dengan eranya. Jadi jangan kaget bila suasana akan cukup membangkitkan semangat manakala kirab motor di era kemerdekaan karena mereka menggunakan kostum perang.

Di lokasi PSG Gabusan sendiri telah disiapkan berbagai pertunjukan semisal performance musik hingga kesenian tradisional. Khusus bagi penggila motor antik tentu saja sangat berharap mendapatkan hadiah utama door prize berupa mesin Buell 900 cc twin engine.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar