Gokil, Nikah Masal dan Pre-Post Wedding Bareng Jogja Diikuti Puluhan Peserta

Yang jomblo mana ni, di Jogja dalam waktu dekat bakal digelar nikah masal beserta Pre-Post Wedding Bareng Jogja Istimewa. Gelaran yang bukan untuk kali pertama ini akan dilaksanakan pada 16 September 2018 untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta yang ke-262 .

ilustrasi nikah masal
jogja.tribunnews.com

Hingga ini berita ini diturunkan, dikutip dari Tribun Jogja setidaknya kini telah ada 26 pasangan. Mereka berasal dari Jogja dan sekitarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut penuturan Ketua Fortais (Forum Taaruf Indonesia) Ryan Budi Nuryanto mengungkapkan bahwa event nikah masal ini telah ada sejak 7 tahun lalu ini telah menikahkan 7 ribu pasangan. Tujuan utamanya adalah mendorong pasangan muda untuk segera menikah. Namun realitanya ada diantara masyarakat yang melakukan pernikahan tapi tidak mencatatkan kepada negara.

Acara yang dipastikan akan menyedot perhatian publik ini akan digelar di Kawasan Titik Nol kilometer dan Taman Pintar. Jadi buat kamu yang belum ada agenda bolehlah pasang pengingat di handphone agar nanti tidak terlewatkan.

Acara yang digelar secara gratis ini terbuka untuk umum. Dan mereka yang mengikuti program ini akan mendapat hadiah berupa cincin kawin. Selain itu mereka juga akan mendapat bonus berupa Pre-Post Wedding Bareng Jogja Istimewa. Tak hanya itu mereka juga akan kian cantik dengan balutan busana manten nusantara dan modern.

Nah, buat kamu yang masih jomblo atau belum memiliki pasangan ada baiknya untuk mengikuti acara Golek Garwo. Disini peserta akan diupayakan untuk menemukan pasangan yang sesuai kriteria. Dan kini alumni mereka telah mencapai ribuan dan berasal dari berbagai latar belakang.

Acara Golek Garwo ini akan digelar pada tanggal 9 September 2018. So, bagi kamu yang ngaku jomblo bolehlah mengikuti event ini.

Sementara itu gelaran serupa pernah juga digelar pada 14 Mei 2018 lalu. Dimana nikah masal saat itu di ikuti 11 pasangan dengan mengambil lokasi Gedung DPRD Yogyakarta.

Tak sembarangan mereka kala itu melangsungkan pernikahan diatas satu unit kendaraan panaser milik kepolisian. Mas kawin yang dipilih saat itu juga beda karena menggunakan bendera Merah Putih dan pelafalan Pancasila.

Pos terkait