Input your search keywords and press Enter.

Sah, Ini Dia Besaran UMK DIY tahun 2018 dan Tertinggi Diangka Rp 1,7 Juta

tenaga kerja berekspresi

Menjelang akhir tahun sudah menjadi hal biasa bila kaum pekerja berharap ada peningkatan upah. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya dan untuk DIY sendiri kenaikan upah di angka 8,71 persen.

tenaga kerja berekspresi

kanaljogja.id/amix.stefanny


Upah minimum ini harus diberikan pengusaha kepada pekerja tampang bulu. Sesuai namnya bahwa ini adalah upah minumun jadi bila ada yang beberi lebih tentu akan sangat disyukuri.

Secara terperinci maka upah kabupaten / kota di DIY adalah;
1. Kabupaten Sleman Rp 1.574.550,- (naik RP 126.165,-)
2. Kabupaten Bantul Rp 1.527.150,- (naik RP 122.390,-)
3. Kabupaten Kulonprogo Rp 1.493.250,- (naik RP 119.650,-)
4. Kabupaten Gunungkidul Rp 1.454.200,- (naik RP 116.550,-)
5. Kota Yogyakarta Rp 1.709.150,- (naik RP 136.950,-)

Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya adalah;
1. Kabupaten Sleman adalah Rp 1.448.385,-
2. Kabupaten Bantul adalah Rp 1.404.760,-
3. Kabupaten Kulonprogo Rp 1.373.600,-
4. Kabupaten Gunungkidul Rp 1.337.650,-
5. Kota Yogyakarta Rp 1.572.200,-

Dari tahun ke tahun Kota Jogja memegang rekor tertinggi dalam kaitan upah minimum kota / kabupaten. Sementara itu angka terendah masih di pegang Gunungkidul.

Dikutip dari laman Detik.com, Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Andung Prihadi Santoso mengatakan bahwa angka kenaikan upah tersebut didasarkan pada 2 hal. Hal pertama adalah inflasi nasional dimana terjadi kenaikan sebesar 3,72 dan yang kedua disebabkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,99 persen.

Kenaikan upah di DIY yang mendasarkan pada dua data tersebut tertuang dalam surat dari kementrian ketenagakerjaan RI nomor B.337/M.NAKER/PHIJSK-UPAH/X/2017. Surat keputusan dari menteri tersebut tertanggal 13 Oktober 2017.

UMK DIY tahun 2018 tersebut akan berlaku sejak 1 Januari 2018 dan tidak ada alasan bagi pengusaha untuk abai. Bila hak karyawan tersebut yang akan terjadi tentu saja tuntutan atau demo agar pengusaha memberi upah layak untuk pekerja.

Memulai menulis sejak 2004 dengan bergabung pada pers kampus Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Setelah lulus melanjutkan pengalaman menulis di Tribun Lampung Kompas Gramedia. Saat ini kegiatan sehari-hari selain menulis untuk kanaljogja.com juga masih menulis untuk beberapa media online lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *