Tahun 2015 Pengembang Property Sasar Bantul dan Kulon Progo

  • Whatsapp

Nampaknya tahun 2015 ini para pengembang property membidik lahan di area Bantul dan Kulon Progo. Hal ini karena tidak memungkinkannya lagi area di Kota Jogja karena harganya cukup tinggi.

kunci rumah

Tak jauh berbeda, wilayah Sleman juga mengalami peningkatan harga yang cukup siginifikan. Oleh karena itu menjatuhkan pilihan di wilayah Bantul dan Kulon Progo adalah pilihan yang paling tepat.

Terlebih kini dua wilayah tersebut mengalami peningkatan yang cukup baik dalam hal ekonomi dan akses ke hunian. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPD REI DIY, Nur Andi Wijayanto kepada KRjogja.com, Senin (27/04/2015).

Menurutnya harga di wilayah Bantul dan Kulon Progo masih terjangkau dan realistis. Sementara itu untuk harga tanah di wilayah Kota Jogja dan Sleman sudah tak terbendung.

Masih menurut Andi, rumah yang dibangun di dua wilayah berkembang tersebut bisa berada di kisaran Rp 105 juta sampai dengan Rp 165 juta per unit. Harga tersebut tentu saja merupakan harga rumah subsidi.

Adanya rumah yang masih realistis untuk masyarakat Jogja ini membuat para pengembang property berlomba-lomba memberikan produk terbaik. Untuk lahan yang masih cukup luas tentu saja bisa memilih jenis perumahan tapak.

Namun bagi mereka yang berada dalam situasi lahan yang serba terbatas maka pengembang property akan membangun vertical housing (rumah susun/vertikal/bertingkat) agar lebih optimal.

Perlu diperhatikan bahwa salah satu faktor yang harus dicatat dalam memilih hunian tentu saja akses dan lingkungan. Jangan sampai salah pilih karena tempat tinggal adalah investasi jangka panjang dan harus mendukung produktifitas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *