3 Sarjana yang Bakal Tergerus Teknologi Digital, No 1 Jumlahnya Jutaan

Kemajuan teknologi memaksa tiap individu untuk mengikutinya. Barang siapa yang tidak siap bisa jadi dimasa depan hanya akan menjadi penonton.

wisuda sarjana
kanaljogja.id

Akibatnya bisa jadi dunia pendidikan akan melahirkan sarjana yang kurang tepat sasaran. Dilansir dari womensarticle.com diperkirakan 3 sarjana ini akan tergantikan teknologi digital.

Berikut rinciannya :

1. Sarjana Akuntansi

Seperti yang diketahui hingga saat ini jumlah sarjana akuntasi begitu banyak. Hal ini karena banyaknya perguruan tinggi yang menelurkan sarjana akuntasi.

Di Jogja setidaknya ada 4 kampus negeri yang tiap tahun memproduksinya. Selain itu masih ada puluhan kampus swasta melakukan hal serupa.

Tapi coba tengok di dunia kerja, saat ini banyak perusahaan yang menggunakan aplikasi online. Dimana hanya dengan memasukan data akan muncul laporan pencatatan dengan sistem akuntasi sesuai dengan yang diinginkan.

Bahkan ada beberapa aplikasi akuntasi yang mampu sekaligus menghitung pajak secara online semisal Turbotax to H&R Block. Di dunia kerja sendiri bila mau ditelaah sistem atau aplikasi akuntasi online ini jumlahnya telah melimpah.

Dan bagi kamu yang telah terlanjur mengambil jurusan akuntasi ada baiknya mengambi jurusan yang lebih dinamis. Salah satu jurusan yang pasti kena dampaknya adalah akuntasi perpajakan.

2. Sarjana Perhotelan dan Pariwisata

Semua orang pasti sangat paham dengan aplikasi semacam Traveloka atau Travelio. Aplikasi ini tentu saja memanjakan siapa saja yang ingin berwisata atau menginap dihotel.

Akibatnya tentu saja agen wisata dan hotel tidak perlu repot-repot untuk mengurus bidang marketing dan administrasi. Artinya secara tidak langsung sarjana perhotelan dan pariwisata pun akan tergerus.

Aplikasi atau startup tersebut mampu melakukan banyak hal secara online 1×24 jam. Hal ini tentu saja menjadi kelebihan dimana bila mempekerjakan seseorang akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak,

3. Sarjana Broadcasting

Berdasarkan riset kini banyak orang yang telah beralih dari yang sebelumnya melihat informasi atau berita melalui media televisi ke youtube atau ke dunia maya. Otomatis jumlah pemirsa media televisi mengalami penyusutan. Bahkan peran wartawan atau reporter kini bisa digusur oleh citizen jurnalism atau blogger.

Selain 3 gelar tersebut sebenarnya masih banyak sarjana yang berpotensi kehilangan kesempatan bekerja. Mereka akan selamat selama mampu meningkatkan kompetensi dan mencari celah posisi yang tidak bisa digantikan teknologi digital.

Pos terkait