8 Jalur Mudik Jogja di Siapkan Polda DIY

Delapan jalur mudik telah disiapkan jajaran Polda DIY untuk menyambut Lebaran tahun ini. Empat jalur utama dan empat jalur alternatif dirasa cukup memberi pilihan bagi sekitar 4 juta kendaraan yang diprediksi akan masuk Jogja.

jogja.tribunnews.com

Empat jalur mudik utama tersebut adalah jalur Purworejo arah Klaten sepanjang 62 kilometer. Rute tersebut melalui Temon – Wates – Gamping – Ringroad Utara – Jalan Solo – Klaten.

Selanjutnya ada jalur Magelang menuju Klaten dengan panjang 27 Kilometer. Rute ini melalui Magelang – Tempel – Sleman – Ringroad Utara – Jalan Solo – Klaten.

Selain arah Klaten masih ada arah Wonosari yang memiliki panjang 42 kilometer. Rute ini bermula dari Jogja – Piyungan – Patuk – Playen – Wonosari.

Tak cukup disitu, Polda DIY juga menyiapkan rute Jogja – Bantul. Rute ini bermula dari Jogja melalui Jalan Bantul hingga Sanden.

Sementara itu untuk mengatasi penumpukan kendaraan telah disiapkan 4 jalur alternatif. Jalur tersebut bermula di Kulon Progo menuju arah Magelang melalui Sentolo – Nanggulan – Moyudan – Minggir – Tempel – Muntilan – Magelang.

Masih dari arah Wates menuju Jogja bisa mengambil jalur Toyan Wates – Panjatan – Brosot – Srandakan – Pandak – Jalan Parangtritis – Ringroad Selatan – Jogja.

Bila datang dari Magelang menuju ke Klaten bisa mengambil rute Tempel – Turi – Pakem – Ngemplak – Kalasan – Prambanan – Klaten.

Yang paling menarik bila ingin menuju arah Wonosari dari Jogja bisa mengambil rute Jogja – Pleret – Imogiri – Panggang – Playen – Wonosari.

Diharapkan dengan adanya jalur alternatif ini pemudik bisa sampai di kampung halaman tanpa harus membuang banyak waktu di jalan. Selain itu juga diharapkan dapat mengurangi laka yang seringkali terjadi dalam tradisi tahunan ini.

Jalur-jalur tersebut juga bisa dipilih dalam rangka menghabiskan waktu liburan di Jogja. Jangan sampai agenda wisata Lebaran yang telah disusun berantakan karena salah pilih jalur.

Selain jalur-jalur tersebut bila jeli maka akan ditemukan jalur alternatif yang lainnya. Terlebih saat ini perbaikan jalan di lakukan secara masif hingga desa-desa.

 

Pos terkait