Aneka Film yang Syuting di Jogja ini Keren Abis

  • Whatsapp

Jogja senantiasa menginspirasi siapa saja. Tidak saja banyak lagu tercipta dari tempat ini. Kini pun begitu banyak pelaku film yang syuting di Jogja karena memberi nuansa khas.

Mayoritas bercerita tentang romantisme, tapi jangan salah selain itu juga ada yang bercerita tentang kepahlawanan, perjuangan, kesetiakawanan dan pastinya proses untuk menjadi sukses. Di Jogja sendiri ada Studio Alam yang sangat lengkap bernama Studio Gamplong.

Namun jangan salah, banyak film juga dihasilkan langsung dari alam yang begitu indahnya. Penasaran film apa saja dan dimana mereka syuting mari cek satu-satu.

Aneka Film yang Syuting  di Jogja dan Patut Diacungi Jempol

Tercatat ada belasan film lokal yang mencuri fokus dan ditonton hingga ratusan ribu. Selain itu ada juga film yang diproduksi manca dan salah satunya Hollywood pun pernah syuting di Jogja.

Namun kali ini cukup mengulas berbagai film yang syuting di Jogja dan karya anak negeri.

1. Ada Apa Dengan Cinta 2

film syuting di jogja
tribunnews.com

Satu film yang sudah pasti dikenal masyarakat luas tentu saja Ada Apa Dengan Cinta 2. Dimana ada momen Rangga dan Cinta bertemu kembali setelah sekian purnama tidak berjumpa.

Film ini pun dengan apik mengkeksplor berbagai tempat yang ada di Jogja. Mulai dari Istana Ratu Boko, Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman, Sellie Coffee, Klinik Kopi, Pojok Beteng, Padepokan Bagong Kusudiharjo, Kotagede, Sate Klatak, Pantai Parangtritis dan Papermoon Puppet Theatre.

Tak ada salahnya bukan kalau kamu ke Jogja napak tilas. Berkunjung ke berbagai lokasi yang menjadi saksi kisah cinta Rangga dan Cinta.

Jujur, sayapun tak pernah bosan menonton film berlatar Jogja ini hingga berulang kali. Dan saya yakin kamu pun demikian.

2. Habibie dan Ainun 3

habibie ainun 3
instagram.com/jefrinichol

Kisah cinta Habibie Ainun pun bisa ditemukan di kota yang selalu bikin kangen ini. Lokasi syuting paling banyak dilakukan di Studio Gamplong yang ada di Moyudan, Sleman, Jogja.

Meski menggunakan salah satu lokasi yang ada di Jogja tapi jangan kaget bila latar yang ada adalah Jakarta. Tepatnya sekitar Cikini dan Jalan Proklamasi.

Mungkin kita tidak percaya kalau film ini diproduksi di Jogja karena latar yang ada benar-benar menggambarkan kota Jakarta. Maklum saja Jogja memiliki studio yang sangat apik dan representatif.

3. Bumi Manusia

bumi manusia
cnnindonesia.com

Pernah membaca buku karya Pramoedya Ananta Toer yang berjudul Bumi Manusia maka kini saatnya nonton film ini. Bila belum sungguh terlalu karena ada banyak hal menarik dalam film ini.

Pasca pembuatan film, bangunan yang ada pun dijadikan museum Bumi Manusia. Film dengan latar bangunan Eropa dihadirkan dalam studio yang kini juga menjadi destinasi wisata ini. Banyak cerita menarik tentang kisah cinta dan perjuangan untuk membela tanah air.

4. Siti

adegan film siti
cakraswara.com

Satu film independen yang dibuat di Jogja tentu saja ada Siti atau Sekar Sari. Bercerita tentang sosok perempuan penjual peyek jingking yang ada di Pantai Parangtritis dan bila malam tiba menjadi pemandu karaoke.

Hal ini dilakukan karena Siti terjebak utang pasca suami lumpuh sebagai akibat kecelakaan dalam kapal. Setelah itu kemalangan demi kemalangan pun terjadi.

Menjadi menarik karena film ini hadir dengan nuansa hitam putih dan berbahasa Jawa. Selain itu seperti kita tahu film independen pada awalnya tidak bisa tayang di bioskop.

Alasan lain kenapa film ini wajib ditonton tentu saja karena menyabet berbagai penghargaan baik itu dari dalam maupun luar negeri. Di dalam negeri sendiri film ini mampu menyabet tiga penghargaan dalam Festival Film Indonesia 2015.

5. Guru Bangsa Tjokroaminoto

film-guru-bangsa-tjokroaminoto
tribunnews.com

Peraih 3 penghargaan dari 8 nominasi dalam Festival Film Indonesia 2015 ini juga dibuat di Jogja. Menggunakan sebuah studio yang cukup lengkap di Gamplong, Sleman, Jogja membuat film ini unggul dalam berbagai aspek.

Sinematografi Terbaik, Tata Artistik Terbaik, dan Tata Busana Terbaik itu tak terbantahkan karena sang sutradara Garin Nugoho beserta tim memperhatikan detail. Meski masih ada beberapa kelemahan tetap saja film ini sangat layak tonton.

Dari film ini kita bisa belajar tentang perjuangan Pahlawan Nasional HOS Tjokroaminoto yang lebih dulu kita kenal di bangku sekolah. Pada zaman dulu pastinya ada mata pelajaran Sejarah dan Pendidikan Sejarah dan Perjuangan Bangsa (PSPB).

6. Raksasa Dari Jogja

raksasa dari jogja di prambanan
gilafilm.id

Bagi yang belum menonton bisa saja kamu akan menebak raksasa ini adalah sosok manusia yang memiliki tubuh tinggi besar. Dan benar adanya memang pemain dalam film ini adalah orang yang memiliki ukuran tubuh diatas rata-rata.

Tapi jangan salah nuansa yang diberikan dalam film ini masih seputar hubungan anak manusia yang bisa mengaduk-aduk perasaan. Bercerita tentang cinta, pengkhianatan, keluarga hingga korupsi akan ditemukan dalam film ini.

Salah satu tempat syuting yang paling iconik dan langsung bisa terlihat sudah pasti ada Candi Prambanan. Selain itu kalau kamu jeli pastinya bisa menebak sendiri kira-kira adegan tersebut diambil di daerah mana.

7. Kapan Kawin

kapan kawin di jogja
cosmopolitan.co.id

Film kisah cinta dengan kemasan komedi ini pun menggunakan Jogja sebagai latar. Pantai Ngandong yang pada awalnya belum begitu populer pun ikut terangkat.

Saat kamu ada di Jogja dan penasaran dengan keindahan pantai di Gunungkidul ini maka wajib menyambanginya. Apalagi saat senja mulai tiba dimana matahari tidak terlalu terik dan angin semilir.

Menyusuri sepanjang bibir pantai dengan kaki telanjang tentu akan menjadi pengalaman berkesan. Jangan lupa saat datang ajak keluarga atau pasangan supaya makin berkesan.

8. Sang Pencerah

sang pencerah
tempo.co

Dari judulnya saja setiap orang langsung bisa menebak ini Jogja banget. Hal ini tak lepas dari sosok KH Ahmad Dahlan memang tumbuh besar dan berkiprah di Kampung Kauman, Jogja.

Meski demikian ternyata lokasi syuting tidak hanya di situ saja karena seting yang harus dihadirkan adalah 100 tahun lalu. Alhasil Hanung sebagai sutradara harus meng-set ulang untuk hadirkan suasana se-realis mungkin.

Tak disangka juga bila ternyata film ini memakan biaya hingga Rp 12 miliar. Selain untuk menciptakan suasana tempo dulu pastinya kostun yang ada pun harus mewakili tahun tersebut.

9. Talak 3

talak 3
kompas.com

Film ini cukup spesial karena sang sutradara ingin menghadirkan suasana vintage dalam set. Alhasil beberapa tempat di Jogja pun digunakan mulai dari Alun-Alun Selatan, Kandang Menjangan, Kadipaten dan lain-lain.

Selain itu ada juga adegan yang dilakukan di pantai baik itu di Pantai Parangtritis maupun yang ada di Gunungkidul yang terkenal dengan keindahannya.

10. Jagad X Code

jagad x code
indonesiafilmcenter.com

X Code satu nama yang tidak asing bagi warga Jogja. Hal ini karena di kampung ini ada banyak cerita dan salah satunya bisa terlihat dari film ini.

Berbagai cerita bisa saja terbentuk meski itu sejatinya hal yang mungkin remeh. Seperti kala itu dimana film Jagad X Code berkisah tentang pencarian flashdisk di sekitar Kali Code bisa menjadi cerita yang sangat hidup.

Bila kamu penasaran pun bisa main ke Kali Code dan saat ini ada banyak agenda menarik yang disiapkan warga. Di kampung ini pun ada berbagai tradisi yang dicipta sebagai pengingat tentang seni budaya bernama Ziarah Ari-Ari.

11. Tilik

adegan tilik
cnnindonesia.com

Film terakhir dengan tokoh sentral Bu Tejo ini pun sempat booming beberapa waktu lalu. Dengan lokasi syuting mayoritas di dalam bak truk tidak mengurangi keindahan alur cerita.

Berbagai watak muncul dalam film pendek ini dan bisa saja akan membuat setiap orang merasa tersindir. Mungkinkah itu saya dalam kehidupan sehari-hari? Itu yang bisa menjawab pastinya masing-masing individu.

Selain belasan film diatas sebenarnya masih ada film lain baik itu film lokal maupun manca yang syuting di Jogja. Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Jogja karena keindahan yang ada banyak dicari para sinemais.

Mereka yang bermarkas di Hollywood pun pernah ke sini dan yang masih hangat dalam ingatan kita tentu saja ada film Beyond Skyline. Dimana dalam salah satu adegan ada yang keindahan Desa Wisata Sri Tanjung, Jogja.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *