Gua Kiskendo dan Gua Sumitro Kisah Sugriwo dan Subali Ada di Sini

  • Whatsapp

Kulonprogo memiliki ikatan yang kuat dengan kisah pewayangan. Salah satunya tentu saja dengan Gua Kiskendo dan Gua Sumitro yang terletak di Girimulyo.

gua kiskendo
instagram.com/udin_pandusetiaji

Berkunjung ke tempat ini membutuhkan perjuangan yang gampang-gampang susah. Gua yang terletak di ketinggian 1.000 meter diatas permukaan laut ini bisa ditempuh dengan cara yang sangat mudah. Dari Tugu Jogja lurus ke barat melewati perempatan Kenteng Nanggulan dan masih lurus ke barat.

Jaraknya sekitar 38 kilometer, meski jalan telah halus tapi banyak tanjakan saat melalui kecamatan Girimulyo. Bisa jadi bila motor tidak fit akan mundur karena tidak mampu menanjak.

Gua yang terletak di kiri jalan ini telah ditandai dengan taman yang cukup luas. Pada hari libur biasanya banyak pengunjung yang datang meski tidak melakukan susur gua.

Maklum saja untuk dapat menikmati keindahan gua ini secara penuh pengunjung harus melakukan eksplorasi dengan didampingi pemandu yang tahu jalan. Sangat disarankan jangan coba-coba melakukan susur gua tanpa didampingi ahli untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan.

Jangan lupa bila memang ingin melakukan susur gua gunakan alat pengaman yang memadai seperti helm, headlamp (senter) dan sepatu. Meski saat ini telah dipasang lampu penerangan ada baiknya tetap membawa untuk berjaga-jaga bila sewaktu-waktu padam.

Gua Kiskendo dan Gua Sumitro pada umumnya tak beda dengan gua yang lain. Di mana gua ini menawarkan keindahan stalaktit dan stalakmit yang telah terbentuk ribuan tahun.

Berdasar penuturan warga setempat diketahui bahwa Kiskendo memiliki arti kikisan atau perbatasan Kedu dan Jogja. Hal ini karena letaknya memang ada di wilayah Kedu dan Kulon Progo.

Selain itu ada kisah menarik terkait munculnya gua ini yakni dengan kisah Sugriwo dan Subali yang berperang memperebutkan Putri Dari Poncowati. Konon dalam perang itu tidak ada yang menang dan kalah karena keduanya tewas bersamaan.

Untuk memudahkan dalam menceritakan kembali kisah itu silakan datang dan lihat relief yang ada di depan gua secara langsung. Terlepas kisah itu benar atau tidak silakan buktikan sendiri.

Gua Giskendo juga terkenal wingit atau angker jadi harap jaga perilaku. Terutama untuk menjaga lesan agar tidak mengatakan kalimat negative atau jorok. Bukti tempat tersebut wingit adalah banyaknya kembang atau sisa sesaji yang mudah ditemukan. Terutama pada malam-malam tertentu seperti malam Jumat Kliwon.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *