Hutan Pinus Pengger, Opsi Terbaik Selfi di Hutan Pinus Kala Senja

  • Whatsapp

Pernah ke Hutan Pinus Mangunan tahun lalu tapi kamu tidak mampir ke tempat ini dipastikan menyesal. Bukan kenapa, ternyata di dekat objek wisata yang lebih dulu naik daun itu ada satu objek wisata yang tak kalah ciamik.

Hutan Pinus Pengger
instagram.com/berandajogja

Hutan Pinus Pengger demikian banyak orang menyebutnya. Hutan yang satu ini banyak dikunjungi wisatawan kala senja.

Maklum saja dari situasi tersebut akan dihasilkan gambar yang luar biasa indah. Letaknya yang lumayan tinggi membuat pengunjung bisa berfoto dengan background keindahan alam sekitar.

Objek wisata yang ada di Pedukuhan Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Bantul ini telah bersiap menyambut wisatawan. Beberapa bukti nyata dengan adanya lahan parkir, toilet dan tempat ibadah yang representatif.

Selain itu tentunya ada spot-spot menarik yang telah disiapkan pengelola untuk pemburu gambar. Warung-warung dan gazebo disekitar objek wisata juga telah ada dan siap memanjakan perut setelah perjalanan panjang.

Berbeda dengan Hutan Pinus Mangunan yang hanya dataran saja. Di Hutan Pinus Pengger ini memaksa wisatawan untuk mendaki sampai titik tertinggi.

Meski tanjakan hanya tanah biasa tapi cukup representatif. Seolah jawaban bagi mereka yang bersedia kerja keras mendaki bukit maka akan terpampang lukisan alam.

Bagi sebagian orang objek wisata ini mungkin terdengar asing. Maklum saja objek wisata ini untuk kali pertama baru diresmikan pada 7 April 2016 lalu.

Namun bagi yang penasaran dan sebelum meluncur takut rugi bisa kepoin di Instagram. Banyak diantara mereka yang meng-upload momen-momen terindah di sosmed.

Untuk menuju lokasi ini jauh lebih mudah dari seniornya. Cukup mengendarai motor melalui Jalan Wonosari dan bila tiba di Patuk ambil arah Jalan Patuk Dlingo.

Tak perlu menunggu terlalu lama kemudian akan ditemukan beberapa plang yang akan mengarahkan pengunjung. Waktu terbaik untuk ke objek wisata yang satu ini pada sore hari jadi jangan buru-buru datang bila matahari masih di atas.

Nilai plus lain dari objek wisata berbasis alam ini adalah dengan adanya Goa Mancan. Penamaan lubang bumi ini juga bukan tanpa alasan melainkan adanya bekas-bekas cakaran macan pada dinding gua.

Satu spot yang paling suka diantre adalah Watu Ngadeg. Batu menjulang agak ekstrim ini sering kali digunakan untuk selfie.

Pastikan keamanan diri bila ada di batu yang agak menjorok ke depan ini. Bisa jadi kalau terpeleset atau tergelincir akan berbuah petaka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *