Jam Operasional Pasar Beringharjo Hingga Malam, Salah Satu Upaya Manjakan Wisatawan

  • Whatsapp

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Jogja tanpa menyambangi Pasar Beringharjo. Namun salah satu kendala adalah jam operasional pasar Beringharjo yang hanya buka hingga 17.00 WIB.

pasar beringharjo
jokoyugiyanto.com

Tapi itu dulu, kini tercatat sejak Rabu (11/4/18) salah satu pasar tertua di Jogja tersebut akan beroperasi hingga malam. Tepatnya akan tutup operasional pukul 21.30 WIB atau setara dengan pusat perbelanjaan modern.

Artinya bila kamu sedang berlibur ke Jogja tak perlu kuatir tak bisa merasakan keseruan tawar menawar di pasar legendaris ini. Usai jalan-jalan di Keraton, Malioboro atau Titik Nol Kilometer bisa menuntaskan dahaga kuliner atau oleh-oleh disini.

Aneka jenis kebutuhan dengan sangat mudah ditemukan pasar yang telah menata diri layaknya pasar modern. Selain tata kelola yang lebih baik fasilitas yang ada juga mumpuni.

Pasar yang tidak lagi identik dengan kesan kumuh, kotor dan becek. Pasar dengan penyejuk ruangan dan toilet layaknya hotel bintang lima membuat siapa saja betah berada di dalamnya.

Keramahan para pedagang dan penghuni pasar juga menjadi nilai tambah. Tak jarang ada diantara mereka yang datang sekedar untuk jalan-jalan bukan berbelanja.

Diduga ide penambahan jam operasional pasar Beringharjo ini melihat suksesnya pasar sore yang ada disebelah Beringharjo. Bagaimana tidak ribuan wisatawan yang menginjak Jogja memiliki hasrat untuk berbelanja oleh-oleh khas Jogja.

Kuliner dan kaos unik selalu menjadi tujuan wisata. Dimana ia ingin membawa buah tangan untuk anggota keluarga dirumah. Tak lupa simbol-simbol telah berkunjung ke Jogja juga menjadi rebutan.

Tak jarang mereka yang berburu barang antik dan tak lazim bisa datang ke Pasar Beringharjo. Aneka pernak-pernik hingga mata uang kuno pun bisa ditemukan.

Bila jeli di pasar ini pun akan ditemukan surga kuliner. Empal Bu Warno, Soto Pites hingga Nasi Goreng Beringharjo tentu menjadi menu favorit wajib coba.

Soal harga jelas berani diadu dengan produk yang dijual di toko. Butuh keberanian memang untuk melakukan tawar-menawar. Lebih dari itu tentu ada kebanggaan tersendiri bila bisa nego harga hingga titik terendah.

Masih pikir-pikir katakan tidak ke Pasar Beringharjo. Kalau tak berkunjung dan menyesal kemudian jangan menyalahkan orang lain ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar