Pantai Siung Surga Bagi Para Pemanjat Tebing

  • Whatsapp

Pantai Siung bisa dibilang surga bagi petualang khususnya mereka yang hobi panjat tebing. Bagaimana tidak pantai yang terletak di Kecamatan Tepus, Gunungkidul ini ternyata memiliki jalur panjat tak kurang dari 250 jalur.
panjat tebing pantai siung

Jauh lebih banyak dari jalur panjat yang ada di Bukit Parangendog yang lebih dulu terkenal. Banyaknya jalur yang ada tersebut tentu memberikan pilihan bagi siapa saja untuk menguji adrenalin.

Dari jalur yang paling mudah hingga yang paling sulit semua ada. Bahkan di tempat ini juga sering digelar event kejuaraan panjat baik lokal maupun nasional.

Lelah mengadu nyali di tebing karang raksasa ada baiknya bergeser ke tepi panti untuk menyaksikan keindahan alam. Menyaksikan deburan ombak dengan suasana tenang tentu membuat hati merasa lebih nyaman. Seolah men-charge otak yang lelah setelah di paksa bekerja setiap hari.

Untuk menjangkau tempat ini relative mudah. Bisa menggunakan kendaraan roda dua atau empat. Hanya saja dari pusat kota Jogja lumayan jauh. Butuh waktu tak kurang dari 2 jam untuk bisa sampai di lokasi dituju.

Bagi yang tak biasa melakukan perjalanan jauh tentu akan menjadi pengalaman luar biasa. Bagaimana bokong terasa panas dan harus berulang kali menata posisi duduk. Jalur yang ditempuh pun sama saja dari Jogja menuju Wonosari kemudian menuju arah Pantai Baron. Dari Pantai Baron ini tinggal menyusuri jalan kecil untuk sampai di Pantai Siung yang ada di Tepus.

instagram.com/dhe_theiiyaaaa

Pantai Siung memiliki karakter yang mirip dengan pantai lain yang ada di Gunungkidul. Dengan pasir putih dan karang serta ombak besar tentunya.

Sangat disarankan bila berkunjung ke pantai ini untuk mendirikan tenda. Pihak pengelola telah menyediakan groundcamping yang ada di sebelah timur pantai.

Menjadi pengalaman yang seru tentunya bisa melihat matahari sore dan pagi dari bibir pantai. Bila malam tiba akan terasa lebih segar dimana angin akan berhembus membuat badan lebih fresh.

Berdasar penuturan warga sekitar penamaan Pantai Siung ini karena bentuknya bila diperhatikan dengan seksama akan seperti siung kera atau bagi warga sekitar di sebut Wanara.

Uniknya, mencuatnya nama Pantai Siung ini ternyata berkat para pecinta alam dari Jepang. Mereka datang pada tahun 1989 dan mengeksplorasi karang-karang yang ada sebagai lokasi panjat tebing.

Tak lama setelah itu banyak pecinta alam lokal yang turut serta membuka jalur sendiri hingga sekarang ada sekitar 250 jalur panjat. Salah satu bukti bahwa jalur yang ada bertaraf internasional adalah dengan digelarnya kompetisi Asian Climbing Gathering pada tahun 1990an.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *