Home Wisata Omah Kuno Miring, Bukan Sekedar Tempat Rekreasi

Omah Kuno Miring, Bukan Sekedar Tempat Rekreasi

2 618

Pernah berkunjung ke Jogja Jungkir Balik yang ada di Ring Road Utara Jogja? Ada baiknya kamu juga berkunjung ke lokasi ini.

omah kuno miring

Netz.id


Berada di Jalan Wonosari Km 8, Mayungan, Potorono, Bantul maka akan ditemui “spot” dengan kemiringan 45 derajat. Omah Kuno Miring demikian mereka menyebutnya.

Dan hal itu tentu saja beralasan karena setingan yang disajikan adalah konsep rumah tradisional yang dalam bahasa Jawa sering disebut Omah Kuno. Sementara itu kata miring digunakan karena rumah tersebut tersaji dalam frame miring 45 derajat.

Tidak berhenti disitu, untuk memberikan kesan totalitas, para pengunjung dapat menggunakan kostum yang mendukung. Baju tradisional mulai dari sorjan, kebaya, kain lurik, batik, celana gombrong, sendal karet, caping dan atribut lain juga disediakan.

Untuk mendapat foto unik dan realis juga disediakan pengarah gaya. Tarik yang dikenakan juga ramah kantong. Untuk pelajar dikenakan tiket Rp 10.000,- dan Rp 20.000,- untuk umum.

Pengelola pun telah melakukan persiapan dengan baik. Selain 7 spot foto mulai dari ruang tamu, kamar tidur hingga bagian belakang juga disediakan lincak atau bale-bale dari bambu.

Pas bukan dan dijamin tidak akan bete dan kelaparan karena terdapat kantin yang memadai. Harga yang ditetapkan untuk masing-masing menu juga ramah kantong.

Dibalik ide munculnya Omah Kuno Miring ini tak lepas dari ide kreatif sosok yang diketahui bernama Bowo. Dikutip dari Gudeg.net, Bowo mengaku terinspirasi untuk membuat spot foto yang memiliki nilai edukatif.

Disini kamu bukan hanya bisa seru-seruan bareng temen atau sahabat. Tapi gokil juga untuk lokasi pre-wedding, tapi ingat hanya bisa dilakukan pagi hari dan baiknya reservasi dulu daripada rebutan dengan yang lain.

Disaat dirinya melihat rumah tua terbersit untuk membuat replika dengan konsep berbeda. Tak lama kemudian muncullah Omah Kuno Miring.

Ide tersebut kini bukan hanya bisa dinikmati sendiri tapi bisa bermanfaat untuk orang banyak.

Memulai menulis sejak 2004 dengan bergabung pada pers kampus Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Setelah lulus melanjutkan pengalaman menulis di Tribun Lampung Kompas Gramedia. Saat ini kegiatan sehari-hari selain menulis untuk kanaljogja.com juga masih menulis untuk beberapa media online lainnya.

2 COMMENTS

Leave a Reply