14 Desa Wisata Paling Populer di Jogja

  • Whatsapp

12.    Desa Wisata Kalibiru

desa wisata kalibiru
joglowisata.com

Objek wisata yang satu ini menghadirkan keindahan alam dari puncak Pegunungan Menoreh. Dari gardu pandang yang disediakan wisatawan dapat memandang jauh ke selatan untuk melihat Pantai Glagah atau ke utara untuk melihat angkuhnya Gunung Merapi.

Bacaan Lainnya

Selain itu desa wisata yang ada di Dusun Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap , Kulon Progo pengunjung dapat melakukan trakking. Jalur yang diambil ada beberapa yang tentunyad disesuikan dengan kemampuan.

Ingin tantangan lebih, ada baiknya mencoba wahana di outbond center. Desa Wisata Kalibiru menyediakan lintasan flying fox dengan panjang lintasan 50 meter dan 85 meter.

13.    Desa Wisata Ketingan

desa wisata ketingan
jpswisata.com

Di tempat ini para wisatawan dapat menikmati keindahan burung Kuntul setiap pagi dan sore. Ribuan burung kuntul bermarkas di Dusun Ketingan, Desa Tirtoadi, Kecamatan Mlati, Sleman.

Selain itu bisa juga melakukan berbagai aktifitas pedesaan seperti membajak sawah. Suasana paling menentramkan bila malam tiba. Para tamu akan tidur dengan ditemani alunan katak dan jangkrik yang sedang bernyanyi.

Untuk mencapai tempat ini tidak terlalu sulit karena letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota. Mudahnya dari Tugu Jogja lurus ke barat dan belok kanan di Jalan Godena Km 7,5. Nanti ada Polsek Mlati dan letaknya ada di sebelah kanannya.

14. Desa Wisata Bleberan

desa wisata kalibiru
bisniswisata.co.id

Desa wisata terakhir ini menjadi sangat populer berkat digunakannya sebagai lokasi syuting film Hollywood. Tak dapat dipungkiri dua objek wisata yang ada di dalamnya begitu populer karena memiliki keindahan dan nilai historis yang begitu tinggi.

Salah satu yang menjadi alasan kenapa desa wisata ini dinobatkan sebagai yang terbaik di tahun ini tak lain dan tak bukan karena tata kelola yang baik. Salah satu bukti yang tak dapat di elakkan adalah adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bisa memberikan pendapatan asli desa.

Oleh karena itu Desa wisata Bleberan pantas dijadikan percontohan. Bagaimana mengelola desa wisata yang baik dengan mengandalkan segala potensi yang ada tanpa merusak lingkungan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar